Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eropa Alami Lonjakan Kasus Influenza

📅 Kamis, 18 Des 2025, 22:07 WIB | Oleh:
Eropa Alami Lonjakan Kasus Influenza Doc: AFP/OLE BERG-RUSTEN

OSLO - Influenza menyebar lebih awal dari biasanya di seluruh Wilayah Eropa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada musim dingin tahun ini, dengan galur (strain) A(H3N2) baru yang dominan memberikan tekanan tambahan terhadap sistem kesehatan di beberapa negara, ungkap Kantor Regional WHO untuk Eropa pada Rabu (17/12).

Badan itu menyampaikan musim influenza telah dimulai sekitar empat pekan lebih awal dibandingkan musim-musim sebelumnya. Sedikitnya 27 dari 38 negara yang melaporkan data mencatat aktivitas influenza yang tinggi atau sangat tinggi.

Di Irlandia, Kirgizstan, Montenegro, Serbia, Slovenia, dan Inggris, lebih dari separuh pasien yang dites untuk penyakit mirip influenza dinyatakan positif terjangkit influenza.

"Flu muncul setiap musim dingin, namun tahun ini sedikit berbeda," ujar Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Henri P. Kluge.

Ia menuturkan bahwa galur baru, yakni A(H3N2) subclade K, mendorong penularan, seraya menyatakan tidak ada bukti bahwa galur tersebut menyebabkan penyakit yang lebih parah. WHO mengatakan varian itu kini mencakup hingga 90 persen dari seluruh kasus terkonfirmasi influenza di kawasan tersebut.

WHO menyatakan data awal dari Inggris menunjukkan bahwa vaksin influenza musiman saat ini dapat mengurangi risiko dampak kesehatan yang parah akibat A(H3N2), meski vaksinasi belum tentu mampu mencegah penularan.

WHO menegaskan kembali bahwa vaksinasi tetap merupakan langkah preventif terpenting untuk menghindari penyakit yang parah, terutama bagi kelompok-kelompok berisiko tinggi seperti warga lanjut usia (lansia), penderita penyakit penyerta, ibu hamil, dan anak-anak. Tenaga kesehatan juga dicantumkan sebagai kelompok prioritas.

Jumlah kasus diperkirakan akan terus meningkat hingga puncak musim influenza, yang kemungkinan terjadi pada akhir Desember atau awal Januari, tutur WHO, sembari menambahkan bahwa sebagian besar orang akan pulih dengan sendirinya, namun mereka yang mengalami gejala parah atau memiliki kondisi medis lain perlu mencari perawatan medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Nasional
KPK Menyita 20 Koper dari O...
Daerah
Hujan dan Angin Kencang Men...
Megapolitan
Bawa Sabu 112,13 Gram, Gera...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.