Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Ternak Gunungkidul Tingkatkan Produktivitas Kualitas Ternak

📅 Rabu, 17 Des 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Kampung Ternak Gunungkidul Tingkatkan Produktivitas Kualitas Ternak Doc: ANTARA/Ho-Kominfo Gunungkidul
Ket. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih pada peresmian Kampung Ternak Purba Nglanggeran Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Rabu (17/12)

Gunungkidul -- Kampung Ternak Purba Nglanggeran yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak serta mendorong diversifikasi produk olahan dan pupuk organik.

"Program ini juga dimaksudkan untuk menjadi contoh peternakan modern yang ramah lingkungan berbasis kelompok," kata Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih pada peresmian Kampung Ternak Purba Nglanggeran di Gunung.

Menurut dia, pemerintah daerah juga tengah berupaya mengubah pola pikir peternak agar selalu menerapkan budaya beternak yang higienis dan sehat, yang kini harus menjadi gaya hidup baru.

"Edukasi ini penting, mengingat pengalaman sebelumnya di mana hewan ternak tidak pernah dimandikan sejak lahir, yang kemudian berkontribusi pada penyebaran penyakit seperti PMK (penyakit mulut dan kuku)," katanya.

Oleh karena itu, Bupati Endah mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga kelompok ternak, untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan kampung ternak yang dibangun dengan anggaran Dana Keistimewaan (Danais) DIY tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul Dwi Wibawanti mengatakan, peresmian ini bertujuan untuk mengembangkan sektor peternakan berkelanjutan berbasis lokal dan terintegrasi dengan pengembangan kawasan strategis Karst Gunung Sewu.

"Total anggaran yang dialokasikan mencapai lebih dari Rp800 juta, dan bantuan yang diserahkan kepada kelompok ternak di Purba Nglanggeran sangat komprehensif, bertujuan membangun ekosistem peternakan terpadu dari hulu ke hilir," katanya.

Menurut dia, fasilitas yang diresmikan untuk Kampung Ternak Purba Nglanggeran meliputi kandang kambing, gedung fermentasi, gudang pakan, gudang pengolah susu, juga berbagai peralatan budidaya dan pengolahan, termasuk mesin pengemas saset dan mesin pasteurisasi susu.

"Kampung Ternak Purba Nglanggeran ini direncanakan menjadi agro wisata edukasi, dimana pengunjung dapat belajar tentang budidaya kambing, pengolahan pakan, pengolahan pupuk organik, cara memerah susu kambing, dan membuat produk susu kambing," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.