Menko Polkam Minta Pemda di Aceh Kompak Tangani Bencana
Senin, 15 Des 2025, 08:48 WIBACEH - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta pemerintah daerah (pemda) di Aceh dan jajaran tetap menjaga kekompakan dalam menghadapi situasi bencana seperti saat ini.
Hal tersebut dikatakan Djamari ketika dirinya mengunjungi lokasi bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu (14/12)
"Ini bukan hanya beban pak bupati dan pemerintahan di sini, ini beban kita semua. Pesan saya, Forkopimda harus kompak, harus bekerja sama," kata Menko Djamari dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Djamari, semua elemen pemerintah harus bahu membahu dalam mempercepat proses pemulihan daerah pasca bencana.
Tidak hanya proses pemulihannya saja, dia mengatakan pemerintah juga harus kompak dalam menolong para korban bencana dari segi pemenuhan kebutuhan sehari-hari hingga memberikan layanan medis.
Dengan satu semangat yang sama dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, Djamari yakin proses pemulihan pasca bencana akan dapat dilakukan dengan maksimal.
Untuk diketahui, Djamari mengunjungi beberapa tempat ketika datang ke Pidie Jaya. Lokasi tersebut antara lain pos komando tanggap darurat, posko pengungsian, dan lokasi pembangunan jembatan gantung.
Tiba di Pos Komando Tanggap Darurat di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Djamari langsung memimpin rapat koordinasi. Dalam Rakor tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, memaparkan kondisi terkini proses pemulihan bencana alam di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, khususnya kondisi terkini di Kabupaten Pidie Jaya.
Usai Rakor, Menko Djamari menyaksikan prosesi penyerahan mobil penjernih air dari BNPB kepada Dandim Pidie. Mobil tersebut merupakan sumbangan Kemenko Polkam yang pada hari sebelumnya sudah diserahkan kepada BNPB.
Dari Pos Komando Tanggap Darurat Kabupaten Pidie Jaya, Djamari Chaniago meninjau pos pengungsi di Gedung TGK Chik Pantee Geulima yang menampung 809 pengungsi dari dua desa. Selain menyampaikan bantuan dari Kemenko Polkam berupa bahan pangan, pakaian, alat ibadah, hingga alat kebersihan, Djamari juga spontan memberikan bantuan tambahan dana untuk para pengungsi. Selain pengungsi, sebanyak 104 personel TNI/Polri yang bertugas di sana juga mendapatkan dukungan materiil tambahan.
Berita Terkait:
-
Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu
-
Hadapi Persaingan Global, RI Gandeng Tiongkok Asah Negosiator Ekonomi Internasional
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
USS Abraham Lincoln Tiba di Thailand, Pelaut Angkatan Laut AS akan Nikmati Keindahan Pattaya
-
Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup! Ini Dampaknya bagi Penumpang
-
Banjir 6 Hari Nonstop Terjang Gayo Lues, Jembatan Aih Bobo Ambruk - KemenPU Turun Tangan
-
Wilayah Otonom Bangsamoro Filipina Gelar Pemilu Langsung Perdana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.