Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Evakuasi Arsip yang Terdampak Banjir oleh DPK Kota Solok

📅 Senin, 15 Des 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Evakuasi Arsip yang Terdampak Banjir oleh DPK Kota Solok Doc: Antara

Solok - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Solok, Sumatera Barat melakukan evakuasi terhadap sejumlah arsip yang terendam oleh banjir pada beberapa waktu lalu di daerah setempat.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Asrinur di Solok, Senin mengatakan bahwa kegiatan evakuasi arsip terdampak banjir merupakan amanat undang-undang dan ia bersama tim telah melakukan observasi sejak 3 Desember 2025.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Pasal 34 ayat (3), negara wajib menyelenggarakan perlindungan dan penyelamatan arsip statis akibat bencana alam," katanya.

Oleh karena itu, sebagai lembaga kearsipan daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok berkewajiban melakukan evakuasi arsip yang terdampak banjir.

Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pemisahan arsip, pembersihan dari lumpur, serta proses pengeringan di ruangan yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung, guna mencegah kerusakan lebih parah pada arsip berbahan kertas.

Upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan dokumen-dokumen penting milik kelurahan agar tetap dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan bukti administrasi di kemudian hari.

Pasca bencana banjir yang melanda Kota Solok beberapa waktu lalu, berbagai dampak masih dirasakan oleh masyarakat. Banjir yang datang secara tiba-tiba merendam sejumlah permukiman, terutama di kawasan sekitar Batang Lembang dan Batang Gawan.

Tingginya intensitas curah hujan yang disertai galodo di beberapa titik turut memperparah kondisi, meninggalkan endapan lumpur tebal yang menyulitkan upaya pembersihan pada beberapa waktu lalu.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh warga, namun juga merusak berbagai fasilitas umum seperti masjid dan musala, kantor pemerintahan, puskesmas, posyandu, serta sarana pelayanan publik lainnya.

Salah satu fasilitas yang terdampak cukup parah adalah Kantor Lurah IX Korong, yang mengalami kerusakan pada sarana prasarana serta arsip-arsip penting kelurahan.

Sebagai langkah penanganan pasca bencana, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengarahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solok untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan pemulihan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara normal.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok bergerak cepat melakukan evakuasi dan penyelamatan arsip yang terdampak banjir di Kantor Lurah IX Korong.

Sejumlah arsip ditemukan dalam kondisi basah, berlumpur, dengan tingkat kerusakan sedang hingga cenderung berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.