Cara Mudah dan Cepat Mengurangi Lemak Perut dengan Bantuan Puasa Intermiten
📅 Minggu, 14 Des 2025, 12:45 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Health.com
Pernahkah Anda menyadari menghilangkan lemak di area perut adalah yang paling sulit? Anda mungkin mulai dengan makan sehat dan mengikuti rutinitas olahraga aktif. Tetapi terlepas dari upaya terbaik Anda, lemak di perut yang membandel itu tetap tidak kunjung hilang.
Jika Anda juga mengalami masalah serupa, maka dokter spesialis gastroenterologi dan hepatologi Dr. Saurabh Sethi memiliki beberapa tips untuk Anda. Pakar lulusan Harvard, Stanford, dan AIIMS ini baru-baru ini mengunggah video di Instagram, membagikan "tiga tips terbaik untuk menghilangkan lemak perut dengan cepat" dengan bantuan puasa intermiten, seperti dikutip NDTV.
Cara untuk Mengurangi Lemak Perut:
1.Puasa 12:12
Langkah pertama untuk mengurangi lemak perut adalah dengan memulai dengan mengikuti jadwal puasa 12:12, yang menurutnya merupakan "pilihan paling ringan". Pendekatan ini membantu Anda tidur nyenyak dan mengurangi kemungkinan memilih makanan tidak sehat keesokan harinya," klaimnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dokter menyarankan selama periode puasa, penting untuk hanya minum kopi hitam, teh hijau, teh hitam, air putih, cuka sari apel, air lemon, air adas atau kemangi, teh kamomil atau jahe.
2.Diet Tinggi Serat
Selama periode makan, fokuslah pada diet tinggi serat dan tinggi protein. Beberapa makanan tinggi protein yang disarankan adalah tahu, buncis, ayam, kalkun, dan ikan. Untuk makanan tinggi serat, Konsumsi buah dan sayuran segar.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kombinasi ini akan membuat Anda kenyang dan puas sekaligus mendorong penurunan lemak,” ujar ahli gastroenterologi tersebut.
3.Puasa Intermiten
Puasa intermiten, atau IF, adalah jenis pola makan yang bergantian antara periode puasa dan makan. Istilah ini telah menjadi populer di dunia kesehatan dan kebugaran. Puasa intermiten tidak berfokus pada jenis makanan apa yang harus Anda masukkan dalam diet. Sebaliknya, puasa intermiten menekankan pentingnya waktu konsumsi makanan.
Healthline mengklaim bahwa mengurangi waktu makan akan membantu Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori tanpa menyadarinya. Selain itu, puasa intermiten dapat memengaruhi kadar hormon, sehingga mendorong penurunan berat badan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!