Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif Meksiko Melonjak, RI Santai? Airlangga Tegaskan Tak Ada Dampak

📅 Jumat, 12 Des 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tarif Meksiko Melonjak, RI Santai? Airlangga Tegaskan Tak Ada Dampak Doc: Antara.
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA – Keterangan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa kenaikan tarif impor 50 persen oleh Meksiko tidak berdampak pada Indonesia menunjukkan minimnya eksposur perdagangan RI terhadap negara tersebut.

Kebijakan tarif itu hanya berlaku bagi produk yang memasuki pasar Meksiko, sementara Indonesia tidak memiliki ketergantungan signifikan pada pasar tersebut dalam struktur ekspornya.

Hal ini menegaskan bahwa risiko transmisi terhadap neraca perdagangan maupun industri domestik relatif kecil, sehingga fokus kebijakan dapat tetap diarahkan pada pasar-pasar utama yang lebih berpengaruh terhadap kinerja ekspor nasional.

“Itu kan terhadap barang yang masuk ke Meksiko, jadi buat Indonesia nggak (berdampak),” katanya saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/12).

Mengingat potensi dampak yang relatif minim, Airlangga mengatakan pemerintah saat ini tidak memiliki rencana untuk bernegosiasi dengan Meksiko.

Senat Meksiko menyetujui rancangan undang-undang yang menaikkan tarif hingga 50 persen pada Rabu (10/12). Kebijakan yang mulai berlaku 1 Januari itu akan menyasar lebih dari 1.400 lini produk, termasuk mobil, suku cadang kendaraan, tekstil, pakaian, baja, plastik, alas kaki, dan peralatan rumah tangga.

Kenaikan tarif tersebut akan berdampak pada negara-negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Meksiko, seperti China, Thailand, India, Korea Selatan, dan Indonesia.

Di tengah tekanan Amerika Serikat (AS) dan memanasnya hubungan dagang di antara kedua pihak, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum membela kebijakan tersebut dengan menyatakan bahwa langkah itu diambil untuk mendukung produksi dalam negeri.

Keputusan kenaikan tarif itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada 8 Desember mengancam akan memberlakukan tarif lima persen terhadap ekspor Meksiko melalui pernyataan di platform media sosialnya, Truth Social.

Trump menyinggung sengketa pembagian air berdasarkan perjanjian 1944 dan menuntut Meksiko mengalirkan 200.000 acre-feet air sebelum akhir tahun untuk mengatasi kekurangan pasokan di negara bagian Texas.

AS tetap menjadi mitra dagang utama Meksiko dengan nilai perdagangan tahunan mencapai 334 miliar dolar AS (sekitar Rp5.568 triliun).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Cabai Rawit Rp100.800/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

40 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...
Megapolitan
2 Bulan Buron, Polisi Ciduk...

Berikut Harga BBM di SPBU Per 19 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Berikut Harga BBM di SPBU P...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.