Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascainsiden Terra Drone: DPRD DKI Desak Gulkarmat Wajib Terlibat dalam Semua Izin Gedung Jakarta

📅 Jumat, 12 Des 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Pascainsiden Terra Drone: DPRD DKI Desak Gulkarmat Wajib Terlibat dalam Semua Izin Gedung Jakarta Doc: DPRD DKI Jakarta

JAKARTA - Kebakaran dahsyat di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, kembali membuka borok tata kelola keselamatan gedung di ibu kota. Tragedi yang merenggut 22 nyawa tersebut membuat Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ongen Sangaji, mendesak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) wajib dilibatkan dalam seluruh proses izin gedung.

Ongen menilai pihak yang menerbitkan izin seperti Dinas PTSP dan Citata harus bertanggung jawab penuh. Ia menekankan izin mendirikan bangunan tidak boleh lagi diterbitkan tanpa validasi keselamatan yang ketat, terutama dari lembaga yang paling paham soal kebakaran: Gulkarmat.

Menurut Ongen, banyaknya korban menunjukkan standar keamanan gedung jauh dari memadai dan mengindikasikan adanya kelalaian dalam verifikasi kelayakan bangunan. Ia menyebut standar operasional prosedur gedung tampak diabaikan sehingga akses penyelamatan tidak berfungsi optimal saat kebakaran terjadi.

"Sangat jelas," ujar Ongen.

Ia menegaskan peristiwa Terra Drone bukan kasus tunggal, sebab kejadian serupa juga pernah menimpa kawasan Glodok. Karena itu, ia mendorong Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mewajibkan Dinas Gulkarmat terlibat dalam verifikasi kelayakan setiap gedung.

"Apakah layak atau tidak. Apakah memenuhi unsur keselamatan atau tidak saat terjadi kebakaran," kata Ongen.

Ongen juga meminta Gulkarmat diberi kewenangan menerbitkan sertifikasi khusus bagi seluruh petugas keamanan gedung. Dengan adanya sertifikasi itu, petugas sekuriti dapat mengambil langkah pencegahan dini sebelum situasi semakin memburuk.

Langkah berikutnya yang ia dorong adalah kewajiban setiap pengelola gedung menyediakan satu unit mobil pemadam kebakaran sebagai mitigasi awal. Menurutnya, infrastruktur ini penting agar penanganan darurat bisa dimulai sebelum petugas Gulkarmat tiba di lokasi kejadian.

"Agar bisa digunakan memadamkan api sebelum petugas Gulkarmat tiba di lokasi," ucapnya.

Data terbaru dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menunjukkan bahwa terdapat 694 gedung bertingkat di Jakarta yang tidak memenuhi standar keselamatan kebakaran, sebuah angka yang dinilai sangat memprihatinkan. Temuan itu mempertegas bahwa risiko kebakaran di ibu kota masih sangat tinggi apabila pengawasan keselamatan tidak diperketat.

"Rawan kebakaran," tegas Ongen.

Dengan desakan kuat agar Gulkarmat dilibatkan sejak awal proses perizinan, DPRD berharap tragedi seperti Terra Drone tidak kembali terjadi. Kebijakan keselamatan yang lebih tegas dianggap menjadi jalan utama untuk melindungi warga dan memastikan setiap gedung di Jakarta benar-benar aman saat terjadi musibah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.