Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Labuan Bajo Darurat Kekerasan Anak, DWP Mabar Turun Tangan Selamatkan Generasi Emas

📅 Jumat, 12 Des 2025, 01:48 WIB | Oleh:
Labuan Bajo Darurat Kekerasan Anak, DWP Mabar Turun Tangan Selamatkan Generasi Emas Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Suasana pemberian materi tentang remaja di era globalisasi oleh Koordinator JPIC SSpS Flores Barat Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Suster Frederika Tanggu Hana, SSpS kepada pengurus DWP Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

LABUAN BAJO - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Manggarai Barat (Mabar) menggandeng pemerhati anak dan perempuan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.

Melalui kerja kolaboratif dan edukasi langsung ke sekolah, gerakan ini menyoroti pentingnya pola asuh dan pengawasan gawai sebagai langkah menjaga tumbuh kembang generasi muda di daerah wisata tersebut.

"Seperti tagline HUT ke-26 DWP yakni mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, agar anak itu menuju ke generasi emas sehingga kami tidak ingin hanya sekadar seremonial," kata Ketua DWP Manggarai Barat Fatinci Reynilda Sodo di Labuan Bajo, Kamis.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan tingkat Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo.

Ia juga menambahkan telah membangun kerja sama dengan Koordinator JPIC SSpS Flores Barat Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Suster Frederika Tanggu Hana, SSpS agar memberikan materi terkait kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, sekaligus mendorong adanya kerja kolaborasi untuk mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan.

"Kami ingin Suster Frederika Tanggu Hana, SSpS menyampaikan seperti apa keadaan kondisi perkembangan anak di Manggarai Barat saat ini, sehingga itu menjadi dasar data awal untuk ki menyusun program kegiatan DWP di tahun-tahun yang akan datang," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong program kerja pada tahun 2026 mendatang untuk melakukan sosialisasi dan edukasi di berbagai sekolah di Labuan Bajo agar secara dini dapat mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak.

"Program kami akan lebih fokus untuk melindungi anak-anak kita, untuk menciptakan Labuan Bajo ramah anak, sehingga anak-anak yang kita bimbing dari sekarang itu benar-benar penuh percaya diri dan mampu tampil menjadi pemimpin kedepannya, bukan anak-anak yang tumbuh dari luka batin akibat kekerasan di waktu kecil," katanya.

Sementara itu, Koordinator JPIC SSpS Flores Barat Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Suster Frederika Tanggu Hana, SSpS kepada para pengurus DWP Manggarai Barat menekankan pola asuh dari orang tua yant dinilai sangat penting dan menjadi kunci dalam pencegahan kekerasan, termasuk kekerasan seksual pada anak di daerah itu.

Ia juga meminta kepada para orang tua untuk mengawasi penggunaan gawai pada anak karena berpotensi dapat memicu tindak kekerasan seksual dan perundungan. Penggunaan gawai yang tidak bijaksana dinilai turut menyumbang tingginya angka kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

"Tolong perhatikan anak-anak saat menggunakan handphone, karena mereka rentan mendapatkan kekerasan berbasis online," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.