Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disney Suntik Rp16,6 Triliun ke OpenAI: Sora Kini Bisa Bikin Video Seperti Mickey Mouse

📅 Jumat, 12 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Disney Suntik Rp16,6 Triliun ke OpenAI: Sora Kini Bisa Bikin Video Seperti Mickey Mouse Doc: Disney Experiences

JAKARTA - Walt Disney Co. resmi mengumumkan kesepakatan besar dengan OpenAI senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16,6 triliun. Investasi raksasa hiburan itu bakal membuat teknologi OpenAI seperti Sora dan ChatGPT Images dapat mengakses karakter-karakter ikonik Disney, mulai dari Star Wars, Pixar, hingga Marvel untuk diolah menjadi gambar maupun video berbasis kecerdasan buatan.

Kesepakatan monumental ini memungkinkan Sora yakni, teknologi AI teks-ke-video yang tengah jadi sorotan global membuat video berdurasi hingga satu menit dengan kualitas visual tinggi menggunakan karakter resmi Disney. Mulai dari Mickey Mouse, Cinderella, Mufasa, hingga pahlawan super Marvel, seluruhnya akan bisa muncul dalam kreasi video pengguna selama periode kerja sama berlangsung.

CEO Disney, Bob Iger, menegaskan bahwa langkah strategis ini diambil dengan penuh tanggung jawab terhadap para kreator.

"Melalui kolaborasi dengan OpenAI ini, kami akan dengan bijaksana dan bertanggung jawab memperluas jangkauan penceritaan kami melalui AI generatif, sambil menghormati dan melindungi para kreator dan karya mereka," ujarnya.

Kerja sama ini akan berlangsung selama tiga tahun mulai 2026. Selama periode tersebut, OpenAI mendapat lisensi resmi untuk memanfaatkan karakter dari berbagai lini milik Disney. Di sisi lain, Disney melihat kolaborasi ini sebagai peluang memperluas model penceritaan modern dan menyentuh generasi kreator baru yang selama ini banyak berkarya melalui platform digital.

Tidak hanya akses ke karakter, kerja sama ini juga mencakup distribusi konten. Sejumlah video buatan pengguna yang dihasilkan melalui Sora nantinya akan tersedia untuk streaming di Disney+. Artinya, Disney+ Hotstar juga berpotensi menayangkan video-video pendek karya pengguna yang dibuat menggunakan teknologi OpenAI.

Langkah ini diyakini akan membuka peluang engagement baru bagi platform streaming tersebut, sekaligus memberi ruang bagi penggemar untuk menjadi bagian dari ekosistem kreatif Disney. Dengan pemanfaatan AI generatif yang makin luas, Disney berambisi memperkuat posisinya sebagai rumah bagi inovasi visual yang relevan bagi generasi masa kini.

Kolaborasi ini juga menandai babak baru bagi industri hiburan global yang semakin memadukan kreativitas manusia dan kecanggihan AI. Disney berharap teknologi ini dapat menjadi alat pendukung yang memperkaya proses kreatif, bukan menggantikannya.

Ke depan, para analis memprediksi integrasi AI dan IP besar seperti Disney akan membuka pasar baru dalam industri konten digital. Dengan skala karakter yang begitu luas, kombinasi Disney dan OpenAI diperkirakan menciptakan ekosistem visual berbasis AI yang sangat kompetitif dan memikat publik global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.