Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aksi Jambret di Kota Lama Surabaya Terekam CCTV, Pemkot Siapkan Pengamanan Berlapis

📅 Jumat, 12 Des 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Aksi Jambret di Kota Lama Surabaya Terekam CCTV, Pemkot Siapkan Pengamanan Berlapis Doc: Istimewa
Ket. Pengamanan akan melibatkan warga sekitar kawasan Kota Lama dalam mendukung kondisi kawasan wisata tersebut.í

SURABAYA - Aksi penjambretan terjadi di Jalan Mliwis, kawasan Kota Lama Surabaya, Rabu (4/12). Dua pelaku yang beraksi terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun merespons insiden tersebut.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kasus itu sudah ditangani aparat kepolisian. "Penjambretan yang ada di Kota Lama sudah dilaporkan kepada kepolisian. Hari ini juga sudah dilakukan pengejaran, nanti saya update hasilnya," ujar Wali Kota Eri di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/12).

Untuk mencegah aksi kejahatan terulang, Wali Kota Eri menegaskan Pemkot Surabaya akan memperkuat sistem pengamanan di kawasan Kota Lama. Apalagi, kawasan tersebut kini menjadi salah satu pusat kunjungan wisatawan.

"Yang pasti kami akan memperkuat penjagaan yang ada di Kota Lama. Karena semakin banyak di Kota Lama pengunjungnya, maka kita akan memperbanyak personel Satpol PP dan Dishub yang ada di sana. Agar pengunjung merasa nyaman, aman dan tenang," katanya.

Namun, Wali Kota Eri kembali mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan. Karenanya, pihaknya juga akan melibatkan warga sekitar kawasan Kota Lama dalam mendukung pengamanan.

"Saya minta warga Surabaya, ayo dijogo bareng Kota Surabaya. Nanti kami juga akan melibatkan warga sekitar untuk menjaga pengamanan di sekitar Kota Lama," tuturnya.

Menurutnya, kawasan Kota Lama kini menjadi salah satu wajah utama Surabaya. Selain Jalan Tunjungan, kawasan Kota Lama Surabaya telah menjelma menjadi salah satu jujugan wisatawan. "Karena ini menjadi tempat intinya Kota Surabaya, selain (Jalan) Tunjungan, maka kita punya destinasi wisata yang ada di Kota Lama," imbuhnya.

Terkait teknis pengamanan, Wali Kota Eri menyebut sistemnya nanti akan dibuat berlapis. Artinya, pengamanan tidak hanya dilakukan jajaran Pemkot Surabaya dan kepolisian, tetapi juga melibatkan warga setempat.

"Nanti kita (pengamanan) akan berlapis. Jadi ada teman-teman yang akan menjaga di Kota Lama, baik itu dari Satpol PP, Dishub. Juga, kami akan melibatkan warga masyarakat di sekitar, yang akan kita jadikan nanti seperti pengamanan, tapi tidak menggunakan seragam," jelasnya.

Tidak hanya itu, ia menuturkan bahwa patroli malam di kawasan Kota Lama juga akan dimasifkan. Terlebih, kunjungan wisatawan di destinasi wisata tersebut kini berlangsung hingga larut malam.

"Kalau patroli malam, tetap. Satpol PP dan Dishub itu melakukan patroli. Karena kan di Kota Lama ini (pengunjung) tidak hanya sampai jam 18.00, 20.00, 22.00 WIB, tapi jam 24.00 WIB. Maka kita lakukan patroli di sana," pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Seixas Siap Ganggu Dominasi...
PROFIL BINTANG

Alphonso Davies

16 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Alphonso Davies

Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako

24 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Ferrari Siap Akhiri Laju Ke...
Daerah
Semarak Piala Dunia dengan ...
Daerah
Bursa Kerja di Ciamis Buka ...
Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.