Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Minta Eropa Berperan Sentral Akhiri Perang Ukraina

📅 Kamis, 11 Des 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Minta Eropa Berperan Sentral Akhiri Perang Ukraina Doc: AFP/TIZIANA FABI
Ket. Paus Leo XIV

CASTEL GANDOLFO – Pemimpin Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Paus Leo XIV, pada Selasa (9/12) mengatakan Eropa harus memainkan peran sentral dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina, dan memperingatkan bahwa rencana perdamaian apa pun yang mengesampingkan benua itu tidak realistis.

Berbicara kepada wartawan beberapa jam usai bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, Paus mengatakan persatuan Eropa sangat penting, terutama dalam kasus ini, dan menyerukan kepada para pemimpin untuk memanfaatkan apa yang ia gambarkan sebagai peluang besar untuk bekerja sama demi perdamaian yang adil.

“Perang terjadi di Eropa,” kata dia, seraya menekankan bahwa jaminan keamanan harus melibatkan Eropa. Ia menyesalkan bahwa tidak semua orang memahami hal ini, tetapi bersikeras agar negara-negara Eropa menjadi bagian dari negosiasi apa pun untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun ini.

Komentar Paus tampaknya ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang pemerintahannya telah mengejar kerangka kerja perdamaian dengan Moskwa yang awalnya mengecualikan masukan dari Eropa.

Ketika ditanya tentang rencana Trump, Paus Leo berkata: “Saya lebih memilih untuk tidak berkomentar tentang itu. Saya belum membaca keseluruhannya. Sayangnya, beberapa bagian yang saya lihat membuat perubahan besar dalam apa yang selama bertahun-tahun merupakan aliansi sejati antara Eropa dan Amerika Serikat.”

Paus mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan baru-baru ini yang ditujukan kepada Eropa berisiko melemahkan hubungan yang tetap sangat penting. “Saya pikir mereka mencoba untuk memecah belah apa yang menurut saya perlu menjadi aliansi yang sangat penting saat ini dan di masa depan,” kata dia.

Pernyataan para pejabat AS telah mengguncang asumsi pascaperang tentang aliansi Eropa dengan Washington DC. Sebuah dokumen Strategi Keamanan Nasional AS yang baru menyatakan bahwa Eropa harus mengubah arah atau menghadapi penghapusan.

“Mereka lemah,” kata Trump kepada Politico dalam sebuah sesi wawancara, merujuk pada para pemimpin politik Eropa. “Mereka ingin terlalu bersikap politis yang benar, namun mereka tidak tahu harus berbuat apa,” imbuh dia.

Undangan Zelenskyy

Ketika ditanya tentang kemungkinan kunjungan ke Kyiv, Paus Leo berkata: “Saya harap begitu. Saya tidak tahu kapan, kita perlu realistis tentang hal-hal ini. Mungkin itu akan terjadi.”

Komentar Paus tersebut menggemakan tuntutan yang sering disampaikan oleh Zelenskyy untuk perdamaian yang adil, karena pemimpin Ukraina itu berupaya memastikan bahwa setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang Russia di Ukraina bersifat seimbang dan tidak terlalu menguntungkan Moskwa.

Presiden Zelenskyy yang tiba di Italia setelah pembicaraan di London pada 8 Desember, mengucapkan terima kasih kepada Paus atas doa-doa beliau yang terus-menerus untuk Ukraina dan rakyat Ukraina, serta atas seruan beliau untuk perdamaian yang adil, dan mengundang beliau untuk mengunjungi Ukraina.

“Saya memberi tahu Paus tentang upaya diplomatik dengan AS untuk mencapai perdamaian. Kami membahas tindakan lebih lanjut dan mediasi Vatikan yang bertujuan untuk memulangkan anak-anak kami yang diculik oleh Russia,” tulis Zelenskyy di platform media sosial X.

Zelenskyy, yang berada di bawah tekanan dari Presiden Trump untuk menerima perjanjian damai yang didukung AS, telah berulang kali menyatakan bahwa setiap kesepakatan perdamaian untuk Ukraina harus adil dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Momentum Perkuat Wisata Dal...
Luar Negeri
Burnham Tantang Starmer Per...

Bolivia Umumkan Keadaan Darurat

3 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bolivia Umumkan Keadaan Dar...
Luar Negeri
Utusan PBB Serukan Pembebas...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.