Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RS Polri Terus Identifikasi 22 Korban Kebakaran

📅 Rabu, 10 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
RS Polri Terus Identifikasi 22 Korban Kebakaran Doc: ANTARA/Naufal Khoirulloh
Ket. Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran di Ruko Terra Drone, Jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).

JAKARTA - Hingga semalam terdata ada 22 korban tewas kebakaran gedung di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12). RS Polri Kramat Jati terus mengidentifikasi jenazah dengan menyiagakan 11 tim dokter forensic. Mereka menangani identifikasi korban kebakaran Ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Tim dokter yang disiagakan, ada sebelas untuk mengidentifikasi kantong korban kebakaran,” kata Kepala RS Polri Brigjen Polisi, Prima Heru Yulihartono, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa. Dia menegaskan, seluruh sumber daya manusia telah disiapkan sejak kantong jenazah pertama tiba dan hingga semalam sudah ada 21 kantong jenazah di Gedung Instalasi Forensik RS Polri.

Menurutnya, tim sudah siap. Ada tim antemortem (sebelum kematian), tim postmortem (sesudah kematian) dan tim DNA (asam deoksiribonukleat). “Kami juga sudah koordinasi dengan Universitas Indonesia dan Inafis,” jelas Prima. Menurut Prima, mekanisme identifikasi tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemeriksaan hanya dapat dimulai setelah ada permintaan resmi dari penyidik yang menangani kasus kebakaran tersebut. “Kami belum melakukan pemeriksaan karena belum ada permintaan dari penyidik. Kami tunggu surat itu,” ucap Prima.

Tanpa pemeriksaan, katanya, RS Polri belum dapat memastikan kondisi 21 kantong jenazah tersebut. Ini termasuk apakah berisi tubuh utuh maupun bagian tubuh, hingga identitas dasar seperti jenis kelamin. “Semuanya belum diperiksa, harus ada suratnya dulu,” ujar Prima.

Lebih jauh Prima memastikan terus berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Metro Jaya untuk memastikan jumlah pasti kantong jenazah yang akan diterima. Untuk sementara, RS Polri baru menangani 21 kantong. “Kami kurang tahu apakah itu total atau masih akan ada tambahan. Kami terus koordinasi,” ucap Prima.

Hingga kemarin malam, ada 22 kantong jenazah korban kebakaran Ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat tiba di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kantong jenazah tersebut dibawa menggunakan ambulans dan tiba di RS Polri Kramat Jati sejak pukul 15.15 WIB. Kantong jenazah itu langsung dibawa ke Gedung Instalasi Forensik RS Polri untuk proses identifikasi sebagai proses pengungkapan identitas korban.

Sebelumnya, korban tewas akibat kebakaran itu dilaporkan sudah bertambah menjadi 22 orang. “Sampai pukul 17.00 WIB data korban, sudah 22 orang meninggal dunia,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. Menurutnya, dari jumlah tersebut, tujuh orang laki-laki dan 15 lainnya perempuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.