Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hiu Paus Terdampar di Pantai Pasir Puncu Purworejo

📅 Selasa, 09 Des 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Hiu Paus Terdampar di Pantai Pasir Puncu Purworejo Doc: Antara

Semarang - Seekor hiu paus jantan berukuran 5,2 meter ditemukan terdampar di Pantai Pasir Puncu, Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Senin (8/12) pagi.

Dwi Suprapti dari Yayasan Sealife Indonesia saat dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan saat ditemukan terdampar di pantai, spesies ikan dengan nama latin Rhincodon typus tersebut sudah dalam keadaan mati.

"Hiu paus merupakan ikan terbesar di dunia. Sejak tahun 2013, ikan dengan ciri khas totol putih pada kulit punggungnya itu dilindungi penuh di Indonesia melalui Keputusan Menteri KP No. 18/Kepmen-KP/2013, mengingat tren populasinya yang kian menurun," kata Dwi Suprapti.

Ikan tersebut sehari sebelumnya terlihat terdampar di Pantai Roro Inten, Desa Pagak, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Minggu (7/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan keterangan warga, hiu paus tersebut dalam kondisi lemas. Warga yang melihat pun belum sempat melakukan evakuasi, sampai pada akhirnya hiu paus tersebut terseret kembali ke laut.

Keesokan harinya, sekitar pukul 05.15 WIB, hiu paus kembali terdampar sekitar 500 meter dari lokasi sebelumnya, namun kali ini dalam kondisi tidak bernyawa.

Dwi menduga hiu paus yang terdampar dua kali di Purworejo tersebut merupakan individu yang sama dengan hiu paus yang terdampar di Pantai Cemoro Sewu, dua hari sebelumnya, tepatnya  6 Desember 2025.

Saat itu, hiu paus masih dalam kondisi hidup namun terlihat lemah. Meskipun demikian, tim gabungan yang terdiri dari Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi III, Polairud Polda DIY, dan warga, berhasil mendorong ke laut.

Mengingat kondisi kesehatannya yang kurang baik, diduga hiu paus tersebut beberapa kali terdampar dan terseret arus ke arah barat dan akhirnya ditemukan terdampar mati di Pantai Puncu, Purworejo, Jawa Tengah.

Bangkai hiu paus itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak melaut.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah desa setempat dan diteruskan ke Pos AL Purworejo, Polsek Ngombol, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Purworejo, serta LPSPL Serang Wilayah Kerja Yogkyakarta.

Tim dari berbagai instansi itu langsung bergerak cepat menuju lokasi, termasuk dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo dan dokter hewan dari Yayasan Sealife Indonesia.

"Ikan ini beratnya sekitar 1 ton, untuk memindahkannya menggunakan satu alat berat milik Dinas PUPR Purworejo ke area vegetasi pantai untuk dikubur," ujarnya.

Sebelum dikubur, bangkai ikan tersebut di nekropsi atau dibedah, untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.