Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harbolnas 2025 Momentum Tingkatkan Penghasilan UMKM Lokal

📅 Selasa, 09 Des 2025, 17:27 WIB | Oleh:
Harbolnas 2025 Momentum Tingkatkan Penghasilan UMKM Lokal Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. taf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Politik Arnanto Nurprabowo (tengah) dan Ketua Umum Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto (kanan) menyampaikan keterangannya dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Harbolnas 2025 di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengatakan ajang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 akan menjadi momentum untuk meningkatkan transaksi produk buatan dalam negeri serta pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional.

"Tentunya kita berharap tema untuk mencintai produk nusantara ini bisa terealisasi dan secara nyata pemerintah juga berharap (Harborlnas 2025) meningkatkan penghasilan dan pendapatan UMKM nasional," kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Politik Arnanto Nurprabowo di Jakarta, Selasa (9/12).

Arnanto menjelaskan pelaksanaan Harbolnas tahun ini berlangsung mulai tanggal 10 sampai 16 Desember 2025 dan menargetkan total transaksi mencapai 35 triliun rupiah.

Harbolnas 2025 juga dirancang untuk lebih banyak memperjualbelikan produk-produk dari UMKM lokal sehingga pemerintah mendorong agar ajang ini mampu menumbuhkan bisnis UMKM pada kuartal terakhir tahun ini.

"Kami semua berharap dan sudah dibuat mekanismenya, sebagian besar akan merekrut atau mentransaksikan produk-produk dari UMKM lokal," ujar Arnanto.

Harbolnas 2025 menghadirkan berbagai program dan promo seperti Every Product Is Cheap (EPIC) Sale, program Belanja di Indonesia Saja, serta diskon untuk transportasi pengiriman barang.

"Kalau tahun lalu (target transaksi) 31 triliun rupiah dan sekarang targetnya ditingkatkan dan secara global hampir 100 triliun rupiah untuk bisa terjadi transaksi," kata Arnanto.

Kemkomdigi bersama platform niaga elektronik (e-commerce) terus menyosialisasikan Harbolnas 2025 secara masif agar pelaksanaan ajang tersebut bisa menjangkau seluruh Indonesia.

"Kementerian Komdigi melakukan sosialisasi dan publikasi secara masif, secara bersama agar program ini bisa merata di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota-kota besar, sehingga teman-teman UMKM di daerah juga bisa mendapatkan manfaatnya,"

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto mengatakan Harbolnas 2025 menjadi momentum untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa selama periode 10 hingga 16 Desember, dengan tanggal 12 Desember sebagai puncaknya, Harbolnas 2025 akan menawarkan lebih banyak promo menarik untuk produk buatan lokal.

"Kita harapkan ada peningkatan (transaksi) terhadap produk-produk lokal, kemudian juga bagaimana masyarakat memilih produk lokal tersebut menjadi pilihan utama mereka," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

50 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.