Duka Pasca Banjir: Ruang Kelas Hilang Ditelan Lumpur, Anak-Anak Berjuang Melanjutkan Belajar
📅 Selasa, 09 Des 2025, 10:50 WIB | Oleh: Tim PenulisBanyak tim dari kampus membawa peralatan sendiri untuk memetakan risiko lahan, membuat sistem informasi sederhana bagi relawan, atau mengatur logistik bantuan agar distribusinya lebih tertata.
Peran kampus dalam pemulihan memberi warna baru pada proses rehabilitasi pendidikan. Kampus bukan hanya tempat mahasiswa kuliah, tetapi juga tempat solidaritas tumbuh melalui praktik nyata. Keberadaan mereka memberi harapan tambahan bagi masyarakat yang sedang bangkit kembali dari kehilangan. Pemerintah menilai dinamika ini sebagai bentuk paling relevan dari konsep “Kampus Berdampak.”
Seluruh ikhtiar tersebut juga mendapatkan jaminan dari Presiden Prabowo Subianto, yang mengingatkan para menteri hingga kepala daerah agar tidak ada penyelewengan di semua entitas pemerintahan, terutama jika ada pihak yang memanfaatkan bencana di Sumatera untuk upaya memperkaya diri.
"Saya ingatkan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi di semua entitas pemerintahan. Karena ini buktinya kita butuh setiap kemampuan kita. Kita butuh setiap uang kita untuk menghadapi dan mengatasi kesulitan rakyat," kata Prabowo menegaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ikhtiar pemulihan pendidikan di Sumatera menyentuh seluruh jenjang, dari kelas yang berlumpur hingga kampus yang akses internetnya terputus. Semua bergerak dalam satu tujuan, yakni memastikan ekosistem belajar tetap hidup.
Aksi gotong royong ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah ruang pemulihan yang paling manusiawi, tempat anak-anak kembali menemukan harapan, para guru mendapatkan kekuatan, dan kampus menemukan cara paling bermakna untuk hadir bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!