Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PKP Minta Warga Lapor Pengembang tak Sesuai Komitmen

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Menteri PKP Minta Warga Lapor Pengembang tak Sesuai Komitmen Doc: ANTARA/Desi Purnama Sar
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, berbincang dengan warga saat meninjau rumah subsidi di Kota Serang, Banten, Sabtu (9/8).

Serang -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan pengembang perumahan yang tidak memenuhi kewajiban dan komitmennya, terutama terkait penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU).

"Kalau perumahan-perumahan yang belum ada PSU dan belum diserahkan sama pengembang, silakan laporkan kepada kami," ujar Menteri PKP, Maruarar Sirait, usai meninjau rumah subsidi di Kota Serang, Banten, Sabtu.

Ia menegaskan bahwa Kementerian PKP memiliki direktorat jenderal yang bertugas menangani hal tersebut dan siap menindaklanjuti setiap laporan dari warga jika menemukan pembangunan yang tidak sesuai kesepakatan.

"Ada hal-hal yang perlu dilaporkan kepada kami karena tadi misalnya di luar kesepakatan. Laporkan saja, karena kami punya tim yang kuat untuk menindaklanjuti," tegasnya.

Imbauan ini disampaikan di tengah rencana pemerintah untuk menggelontorkan dana besar bagi sektor perumahan. Maruarar mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp100 triliun untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang akan segera diumumkan.

Dana tersebut ditujukan untuk para pengembang guna menggencarkan pembangunan. Namun, ia mengingatkan bahwa pengembang harus memiliki tanggung jawab sosial dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan.

"Pengembang itu pasti pengusaha mau cari untung, tapi juga harus punya tanggung jawab," ucapnya.

Ia memuji pengembang yang terbuka, mau berdialog dengan warga dan pemerintah setempat, serta berani menerima saran untuk perbaikan.

"Kalau pengembang itu berani bertemu dengan warganya, ngobrol, ketemu dengan Pak Camat juga, bagus, terbuka. Itu contoh yang baik," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.