Presiden Benin Selamat dari Upaya Kudeta
📅 Minggu, 07 Des 2025, 23:57 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: X
ISTANBUL - Situasi keamanan di negara Afrika barat Benin berangsur terkendali usai pasukan keamanan mengambil tindakan terhadap upaya kudeta yang terjadi pada Minggu (7/12) waktu setempat.
"Kami sedang membereskan semuanya, tapi ini belum selesai. Kami dalam keadaan aman," kata Menteri Keuangan Benin Romuald Wadagni kepada media Jeune Afrique.
Ia menambahkan bahwa para pelaku kudeta masih bertahan di tempat mereka.
Sekelompok personel militer Benin sebelumnya mengumumkan via televisi nasional bahwa mereka telah menyingkirkan Presiden Patrice Talon dari tampuk kekuasaan.
Mereka kemudian menyatakan penunjukan Letnan Kolonel Pascal Tigri untuk memimpin suatu "komite militer untuk pembangunan kembali" yang baru dibentuk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pelaku kudeta tersebut mengumumkan penangguhan konstitusi dan pembubaran semua institusi dan partai politik. Mereka juga berkata akan menutup perbatasan Benin.
Sementara itu, Kedutaan Besar Prancis di Benin, dalam pernyataannya, berkata bahwa baku tembak terjadi di Camp Guezo, dekat kediaman presiden.
Kedubes Prancis mengimbau WN Prancis yang berada di Benin untuk tetap berada di tempat tinggalnya masing-masing hingga pemberitahuan selanjutnya "ketika situasi sudah sepenuhnya jelas".
Sebaiknya Anda baca juga:
Patrice Talon, seorang mantan pengusaha, menjabat sebagai Presiden Benin sejak 2016 dan terpilih kembali untuk masa jabatan keduanya pada tahun 2021. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!