Kemenpar Promosikan Raja Ampat ke Australia sebagai Destinasi Selam
📅 Kamis, 04 Des 2025, 08:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Kementerian Pariwisata mempromosikan Raja Ampat di Papua Barat sebagai destinasi wisata selam yang berkualitas dengan biodiversitas laut yang diakui dunia ke wisatawan Australia.
“Mengingat Raja Ampat adalah destinasi premium, aspek keberlanjutan harus menjadi prioritas utama untuk menjaga kualitas dan kelestarian alam bawah lautnya," kata Deputi bidang Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (04/12).
Made menjelaskan kegiatan promosi digelar melalui program Familiarization Trip (famtrip) bertema “Beyond the Barrier: Raja Ampat Awaits!” yang berkolaborasi dengan Katembe Indonesia.
Kegiatan berlangsung mulai 26 November sampai 2 Desember 2025, dengan tujuan meningkatkan kepedulian dan memperluas eksposur Raja Ampat serta destinasi bahari Indonesia lainnya di pasar Australia.
Famtrip ini dirancang untuk mempertajam citra Indonesia sebagai destinasi utama wisata bahari, khususnya bagi penyelam profesional dan komunitas bawah laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peserta yang ikut dalam famtrip adalah empat perwakilan industri wisata selam serta underwater photojournalist berpengaruh asal Australia, yaitu Dive Adventures Australia, Diveplanit Travel Pty Ltd, Pro Dive Sydney, dan Nigel Marsh Photography.
Target pasar ini dipilih karena penyelam asal negara itu memiliki minat tinggi terhadap spot selam berkualitas dan menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan wisata bahari ke Indonesia.
Mereka menyelami berbagai titik ikonik seperti Mioskon, Friwen Wall, Batu Lima, Blue Magic, Sawandarek, Arborek, Manta Sandy, Melissa’s Garden, dan Piaynemo. Peserta juga mendapatkan pengalaman budaya dengan mengunjungi suku “Viking Papua” di Desa Wisata Arborek serta menikmati panorama karst Piaynemo yang menjadi ikon wisata bahari Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan dukungan Katembe Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, peserta bermalam di Katembe Private Island dan menjelajahi keindahan bahari yang telah menjadikan Raja Ampat sebagai salah satu pusat megabiodiversitas dunia.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti business networking bersama para stakeholder wisata bahari Indonesia di Le Meridien Jakarta. Pertemuan, yang dipimpin oleh Asdep Pemasaran Pariwisata Mancanegara II, Yulia, turut dihadiri perwakilan Katembe Indonesia, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, serta asosiasi seperti PADI, ASITA, IINTOA, dan JANGKAR.
Made menegaskan bahwa famtrip ini menjadi momentum penting untuk memantapkan Indonesia sebagai destinasi selam kelas dunia, sekaligus mendukung target 1,8 juta wisatawan Australia, khususnya segmen wisata bahari dan penyelam.
Sementara diketahui Badan Pusat Statistik di tahun 2024 mencatat lebih dari 49 persen atau sekitar 820 ribu wisatawan Australia datang ke Indonesia untuk menikmati keindahan bahari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!