Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Kosmetik Melejit, Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Indonesia!

📅 Kamis, 04 Des 2025, 21:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Industri Kosmetik Melejit, Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Indonesia! Doc: ANTARA / Ari Bowo Sucipto
Ket. Pekerja mengemas produk perawatan kulit sebelum diekspor dan dijual ke pasar domestik di industri kosmetik Haruka Malang, Jawa Timur, Jumat (18/7/2025).

JAKARTA – Pertumbuhan industri kosmetik terus menunjukkan tren ekspansif seiring meningkatnya permintaan produk kecantikan yang lebih personal, berkualitas, dan berbasis inovasi.

Pergeseran preferensi konsumen menuju produk skincare, bahan alami, serta teknologi kecantikan baru mendorong produsen untuk beradaptasi dengan cepat.

Di sisi lain, maraknya digitalisasi—mulai dari pemasaran berbasis influencer hingga penetrasi e-commerce—membuat kompetisi semakin dinamis dan inklusif bagi merek lokal.

Namun, keberlanjutan pertumbuhan industri ini tetap bergantung pada penguatan standar keamanan, pengawasan bahan baku, serta kesiapan pelaku industri merespons regulasi global.

Jika ekosistemnya terus diperkokoh, industri kosmetik berpotensi menjadi salah satu motor pertumbuhan manufaktur dan ekspor bernilai tinggi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan total nilai industri kosmetik yang tercatat Rp35,6 triliun hingga November 2025 tumbuh menjadi motor ekonomi yang baru.

Bahkan, menurut dia, industri kosmetik nasional diprediksi bisa tumbuh 4,73 persen per tahun.

"Segmen personal care, skincare, dan makeup menjadi kontributor dominan seiring meningkatnya kebutuhan perawatan diri dan kesadaran konsumen terhadap kualitas produk," ujar dia dalam acara Jakarta X Beauty 2025 di Jakarta , Kamis (4/12).

Pertumbuhan itu, menurut Airlangga, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat dan pesatnya inovasi pelaku usaha muda.

Pengeluaran masyarakat pada kategori pakaian, alas kaki, dan jasa perawatan diri menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2025.

"Sektor ini mengalami kenaikan dari 2,91 persen pada kuartal II 2025 menjadi 4,21 persen pada kuartal III 2025, menunjukkan tingginya minat dan daya beli terhadap produk sandang maupun perawatan diri." kata Airlangga.

Maka dari itu, Menko menyatakan pihaknya berupaya memastikan agar potensi besar industri kecantikan dapat dioptimalkan.

"Ini sesuatu hal yang luar biasa karena dipertontonkan ke publik dalam sebuah pameran kreativitas dan inovasi daripada anak-anak muda. Dan memang industri kosmetik, wellness, itu tumbuhnya double digit," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi terhadap Female Daily Network atas penyelenggaraan acara yang menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku industri, UMKM, kreator konten, serta konsumen di sektor kecantikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.