Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Peringatkan Hujan Ekstrem dan Ancaman Banjir-Bandang di Ogan Komering Ulu

📅 Rabu, 03 Des 2025, 20:08 WIB | Oleh:
BPBD Peringatkan Hujan Ekstrem dan Ancaman Banjir-Bandang di Ogan Komering Ulu Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. BPBD OKU menyosialisasikan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, Rabu.

BATURAJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini BMKG mengenai hujan lebat disertai angin kencang yang berpotensi memicu banjir dan longsor di sejumlah kecamatan. 

Pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat dan menyiagakan 647 personel beserta perlengkapan penanggulangan bencana guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem tersebut.

Kepala BPBD OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi di Baturaja, Rabu, mengatakan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tentang hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Sumsel, termasuk Kabupaten OKU selama beberapa hari ke depan.

Peringatan ini bisa berdampak pada bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang sehingga harus diwaspadai bersama guna mengantisipasi korban jiwa.

"Peringatan dini cuaca di Provinsi Sumatera Selatan selama beberapa hari ke depan berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang," katanya.

Hujan ekstrem ini berpotensi terjadi di Kabupaten OKU yang tersebar di beberapa kecamatan meliputi Kecamatan Peninjauan, Baturaja Timur, Ulu Ogan, Lubuk Batang, Lengkiti, Sinar Peninjauan, Lubuk Raja, dan Kedaton Peninjauan Raya.

Sebagai upaya penanggulangan bencana alam, kata dia, Pemkab OKU telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor menghadapi musim hujan tahun ini.

Dalam penetapan status tersebut, pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.

Sebanyak 647 personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana disiagakan guna menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.

Selain personel, pihaknya juga menyiapkan peralatan penanggulangan bencana antara lain empat unit perahu karet, tiga unit perahu fiber, lima unit mesin perahu, satu unit boat, dan tiga unit mobil rescue.

Kemudian, sebanyak 19 unit motor trail, 10 unit mesin sedot apung, enam unit tenda pengungsian, pelampung dan 71 unit tenda keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Olahraga
UEFA Usut Guendouzi dan Gre...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.