Produksi Pangan Bisa Terganggu Jika Nilai Tukar Petani Terus Turun
📅 Selasa, 02 Des 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Jika kondisi ini dibiarkan berlanjut, dampaknya bisa sangat serius, termasuk pada ketahanan pangan secara keseluruhan, karena produksi pangan dapat terhambat oleh masalah finansial yang dihadapi petani,”tegasnya.
Dalam menghadapi tantangan itu, dibutuhkan langkah-langkah konkret dari pemerintah dan para pemangku kepentingan. Misalnya, pemerintah dapat mempertimbangkan untuk menerapkan intervensi harga, seperti memberikan subsidi pada komoditas yang harganya mengalami penurunan, atau menetapkan harga minimum untuk melindungi petani dari kerugian.
Selain itu, meningkatnya produktivitas pertanian melalui pelatihan dan dukungan teknis juga menjadi langkah penting yang perlu diambil. Mendorong akses pasar yang lebih baik akan membantu petani mendapatkan harga yang lebih adil, serta menambah pendapatan mereka dari hasil pertanian.
Penurunan Harga Komoditas
Sebaiknya Anda baca juga:
Diminta di waktu terpisah, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwijono Hadi Darwanto menilai penurunan harga pada komoditas-komoditas besar tersebut langsung memberikan efek signifikan pada NTP. “Komoditas yang indeks harganya turun itu relatif besar dan menentukan karena merupakan komoditas unggulan petani dan nasional, sehingga penurunan indeks harga yang kecil saja akan mempengaruhi indeks harga yang diterima petani secara keseluruhan,” kata Dwijono.
Meski beberapa komoditas lain kata Dwijono mengalami kenaikan harga, peningkatan tersebut hanya cukup untuk menahan penurunan agar tidak lebih dalam. Ia menegaskan bahwa kondisi pertanian saat ini sedang menghadapi tantangan berat, terutama karena curah hujan yang sangat tinggi memasuki musim penghujan akhir tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!