Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rekaman Video Jurnalis Jepang yang Dibunuh di Myanmar Mungkin Palsu

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 19:11 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Rekaman Video Jurnalis Jepang yang Dibunuh di Myanmar Mungkin Palsu Doc: Istimewa
Ket. Kenji Nagai

TOKYO - Sebuah kantor berita Jepang, APF News, mengungkapkan bahwa rekaman yang ditemukan dalam kamera video milik seorang anggota staf yang ditembak mati di Myanmar hampir dua dekade lalu kemungkinan besar telah dipalsukan untuk menghilangkan bukti kematiannya.

Kenji Nagai ditembak mati oleh pasukan keamanan di Yangon saat meliput protes besar-besaran terhadap rezim militer pada 2007. Kamera dan rekamannya dikembalikan kepada keluarganya melalui media Myanmar pada 2023. Namun, rekaman itu tidak memuat adegan yang seharusnya diambil saat Nagai ditembak.

Kantor berita tersebut meminta produsen alat perekam itu untuk menganalisis video tersebut secara detail.

Kepala APF News, Toru Yamaji mengadakan konferensi pers mengenai hasil analisis tersebut pada Rabu (24/9). Yamaji mengatakan bahwa video itu sengaja ditimpa untuk menutupi gambar yang dimaksud dan terdapat kemungkinan besar seseorang mencoba menghilangkan bukti.

Hal itu berdasarkan pada video yang tiba-tiba menjadi hitam di tengah rekaman, dan pemeriksaan sinyal menemukan bahwa bentuk gelombang hanya berbeda di bagian tersebut. Yamaji yakin bahwa seseorang memasukkan rekaman itu ke kamera lain dan menimpanya sehingga gambarnya menjadi hitam.

Mengenai kematian Nagai, otoritas Jepang meyakini ia ditembak dari jarak dekat, sementara pemerintah militer Myanmar saat itu mengklaim insiden tersebut tidak disengaja dan terjadi saat pasukan keamanan mengancam para demonstran.

Yamaji mengatakan ia ingin mencari tahu apa yang Nagai coba laporkan hingga ia terbunuh. Ia akan melanjutkan upaya pemulihan rekaman itu dan mendesak pihak Myanmar untuk mengungkap kebenaran di balik insiden tersebut. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.