Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pensiunan PNS Karawang Tagih Kadeudeuh yang Belum Dibayarkan

📅 Selasa, 02 Des 2025, 19:40 WIB | Oleh:
Pensiunan PNS Karawang Tagih Kadeudeuh yang Belum Dibayarkan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Ilustrasi - Anggota Korpri Karawang.

KARAWANG - Ribuan pensiunan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Karawang, Jabar, kembali menagih uang "kadeudeuh" Rp14 juta per orang yang sudah bertahun-tahun tak dibayarkan oleh pengurus Korpri Karawang.

Salah seorang pensiunan PNS, Asep di Karawang, Selasa menyampaikan, uang "kadeudeuh" yang ditagihkan itu merupakan uang tabungan mereka selama aktif menjadi PNS.

"Setiap bulan, saat masih aktif menjadi PNS, kami melaksanakan kewajiban setoran Rp100 ribu per bulan ke Korpri. Jadi kami menuntut hak kami, setelah kewajiban kami lakukan," katanya.

Setoran uang tersebut terjadi secara otomatis di bank. Jadi setiap bulan, gaji para PNS yang masuk ke rekening itu terpotong Rp100 ribu sebagai iuran atau setoran ke Korpri.

Hampir setiap tahun, kata dia, para pensiunan menagih uang kadeudeuh tersebut kepada pengurus Korpri Karawang. Namun tidak juga direalisasikan.

Dengan setoran Rp100 ribu per bulan selama menjadi PNS, mereka seharusnya mendapatkan uang kadeudeuh Rp14 juta per orang. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan atau peraturan organisasi Korpri. Namun hasil rapat dengan pengurus Korpri Karawang yang baru, pada Senin (1/12), mereka hanya mendapatkan kadeudeuh Rp7 juta per orang.

Asep mengaku kecewa atas kebijakan pengurus Korpri Karawang yang baru itu. Karena sebelumnya uang kadeudeuh yang harus mereka terima sebesar Rp14 juta per orang.

"Sebelumnya para pensiunan menerima uang kadeudeuh Rp14 juta. Kenapa sekarang, dengan pergantian pengurus, kami dari pensiunan hanya mendapatkan Rp7 juta? Sisanya kemana?" kata Asep.

Sekretaris Korpri Karawang, Gerry S Samrodi, menyampaikan kebijakan pemberian uang kadeudeuh Rp7 juta itu didasarkan atas kondisi anggaran yang terbatas.

"Ini bukan berasal dari iuran bulanan yang mereka bayarkan selama menjadi ASN. Ini hanya bentuk kadeudeuh, sebagai apresiasi. Karena mempertimbangkan efisiensi anggaran, kami hanya bisa memberikan sebesar Rp7 juta," katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, jumlah pensiunan PNS di lingkungan Pemkab Karawang yang belum mendapatkan uang kadeudeuh dari Korpri sebanyak 1.191 orang. Mereka adalah pensiunan PNS tahun 2016 hingga 2024. Diperkirakan, anggaran sekitar Rp7 miliar kadeudeuh pensiunan PNS itu mengendap di Korpri Karawang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.