Pelatihan 75 Kader untuk Mencegah dan Menangani Penyakit Zoonosis
📅 Selasa, 02 Des 2025, 22:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Cimahi - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi melatih 75 kader geonosis melalui bimbingan teknis guna meningkatkan kapasitas dalam pencegahan, deteksi dini, dan penanganan awal penyakit zoonosis di wilayah Cimahi.
Kepala Dispangtan Kota Cimahi Tita Mariam di Cimahi, Selasa, mengatakan bahwa para kader tersebut nantinya akan menjadi garda terdepan dalam pengentasan dan penanganan di sekitar masyarakat sehingga kapasitas mereka dalam memahami dan mengedukasi masyarakat menjadi aset yang berharga.
“Jadi melalui kader yang kompeten dan terlatih ini diharapkan informasi cepat sampai ke kita dan kita cepat menangani dengan baik serta meningkatkan kemampuan dalam mengurangi risiko kejadian luar biasa zoonosis," ujarnya.
Kader zoonosis sendiri merujuk kepada relawan di tingkat kelurahan yang dilatih memantau, mendeteksi, dan mencegah penyakit yang menular dari hewan ke manusia, seperti rabies atau flu burung, guna melindungi kesehatan masyarakat.
Tita juga menjelaskan bahwa penyakit zoonosis perlu diwaspadai mengingat perubahan lingkungan, meningkatnya populasi hewan peliharaan, tingginya mobilitas masyarakat, serta interaksi yang dekat antara manusia dan hewan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan bahwa Kota Cimahi sebagai wilayah padat penduduk memiliki banyak titik rawan interaksi manusia dan hewan sehingga menuntut kewaspadaan dan kesiapan kesehatan masyarakat.
ia juga menyebut kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan meningkatkan kemampuan deteksi dini dan mencegah penyebaran penyakit.
“Kegiatan ini bukan hanya sebatas pelatihan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Cimahi secara menyeluruh,” lanjutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan itu ia juga menegaskan komitmen untuk memperkuat pengendalian zoonosis melalui pendekatan One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan.
Lebih lanjut pihaknya akan berkolaborasi dengan pusat kesehatan hewan (puskeswan) melalui Bidang Peternakan sehingga kader dapat melapor langsung ke dinas maupun puskeswan, sehingga penanganan kasus dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!