Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Sabet Dua Penghargaan sekaligus dari Kemendagri, Bukti Layanan Publik Makin Ngebut

📅 Selasa, 02 Des 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Jakarta Sabet Dua Penghargaan sekaligus dari Kemendagri, Bukti Layanan Publik Makin Ngebut Doc: Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencatat prestasi setelah meraih dua penghargaan pada Ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Perbaikan Akses Layanan Pendidikan dan Kinerja Tata Kelola Pemerintahan Daerah Tingkat Provinsi.

Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta Pusat pada Senin malam. Ia menerima langsung dua penghargaan tersebut dari Menteri Dalam Negeri RI.

"Alhamdulillah, Jakarta dapat meraih dua kategori dalam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 di bidang pendidikan dan tata kelola pemerintahan," ujar Sigit.

Pemprov DKI Jakarta, menurut Sigit, merasa capaian ini menjadi suntikan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan komitmen Jakarta sebagai kota yang inklusif, transparan, dan bertanggung jawab dalam memberikan layanan terbaik kepada warga.

Pemprov DKI Jakarta berhasil unggul dalam kategori Perbaikan Akses Layanan Pendidikan untuk provinsi dengan kapasitas fiskal tinggi. Jakarta mencatat nilai 0,104 yang melampaui batas nilai terendah 0,089, menunjukkan peningkatan signifikan di sektor pendidikan.

Rata-rata lama sekolah di DKI Jakarta tercatat naik dari 11,49 tahun menjadi 11,59 tahun dalam evaluasi terbaru. Selain itu, harapan lama sekolah juga meningkat dari 13,51 tahun menjadi 13,80 tahun.

Peningkatan dua indikator tersebut menjadi bukti bahwa akses pendidikan di Jakarta makin merata. Pemerintah provinsi dinilai berhasil memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi seluruh kalangan masyarakat.

Kemenangan berikutnya diraih pada kategori Kinerja Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah tingkat provinsi. DKI Jakarta meraih nilai 84,60 yang jauh berada di atas nilai terendah 25,13 dalam kategori yang sama.

Keunggulan ini ditopang oleh empat indikator utama yang menunjukkan kekuatan sistem pemerintahan daerah Jakarta. Indikator tersebut meliputi Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah, Indeks Standar Pelayanan Minimal, Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan Indeks Daya Saing Daerah.

Kategori ini menilai bagaimana pemerintah daerah menjalankan pemerintahan secara efektif dan akuntabel. Transparansi menjadi salah satu aspek penting yang mendorong Jakarta unggul di tingkat nasional.

Menteri Dalam Negeri RI, menegaskan bahwa ajang penghargaan ini memiliki tujuan untuk mendorong pemerintah daerah bekerja lebih optimal. Ia menilai bahwa aspek legitimasi menjadi penting karena kepala daerah saat ini dipilih langsung melalui pilkada.

“Ini tantangan tersendiri bagi Bapak-Ibu sekalian,” kata Mendagri.

Ia menjelaskan bahwa pemberian penghargaan tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai pemicu terciptanya iklim kompetitif antar daerah. Iklim ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap para kepala daerah.

“Berlomba untuk mendapatkan penghargaan, ini adalah bagian dari tugas, ibadah kita semua kepada rakyat,” ujar Mendagri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Tari Jaipong Harus Dilestar...

Persebaya Tak Remehkan PSS Sleman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persebaya Tak Remehkan PSS ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.