Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tari Jaipong Harus Dilestarikan, Perlu Digeber Penari-penari Muda

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 00:31 WIB | Oleh:
Tari Jaipong Harus Dilestarikan, Perlu Digeber Penari-penari Muda Doc: ist
Ket. melestarikan tari

BOGOR – Jaipong adalah tari khas tataran Sunda. Ini harus dilestarikan dengan mendorong agar anak-anak muda menggemarinya. Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendorong regenerasi penari tradisional Sunda melalui Pasanggiri Tari Jaipong Rampak 2026 yang melibatkan generasi muda dan sanggar tari di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Titi Sugiarti di Cibinong, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan bakat sekaligus upaya menjaga keberlangsungan seni tari tradisional Sunda.

“Melalui kegiatan Pasanggiri Tari Jaipong Rampak ini, kita ingin memberikan ruang bagi para seniman, sanggar tari, serta generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas, mengembangkan kemampuan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya Sunda, khususnya di Kabupaten Bogor,” kata Titi.

Ia menjelaskan pasanggiri yang berlangsung di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor itu merupakan bagian dari peringatan Hari Kebudayaan 2026 tingkat Kabupaten Bogor.

Menurut dia, tahun ini menjadi momentum pertama bagi Kabupaten Bogor untuk turut memperingati Hari Kebudayaan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku seni.

Titi menyebutkan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran, pengembangan bakat, dan pembentukan karakter generasi muda melalui kesenian tradisional.

Pemerintah daerah, kata dia, berupaya memberikan ruang bagi sanggar tari untuk terus mengembangkan kemampuan para penari muda sehingga seni Jaipong tetap dikenal dan diminati generasi berikutnya.

“Kepada seluruh peserta, khususnya anak-anak dan generasi muda, saya berpesan agar terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan jangan pernah malu untuk mencintai serta menampilkan seni budaya daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menang atau kalah bukan menjadi tujuan utama penyelenggaraan pasanggiri, melainkan bagaimana kesenian tradisional dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Titi mengatakan kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memperkuat pelestarian kebudayaan daerah melalui keterlibatan perangkat daerah dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Jasa Marga Curi Perhatian d...

Persebaya Tak Remehkan PSS Sleman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persebaya Tak Remehkan PSS ...
Olahraga
Laskar Mataram Kalah Lawan ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.