Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terdampak Banjir dan Longsor, Wagub Sumut Minta Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tetap Lancar

📅 Senin, 01 Des 2025, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terdampak Banjir dan Longsor, Wagub Sumut Minta Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tetap Lancar Doc: ANTARA
Ket. Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Posko Penanganan Darurat Bencana Pemprov Sumut di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Jalan Besar AH Nasution Medan, Minggu (30/11/2025).

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, meminta Pertamina memastikan pasokan BBM tidak terkesan langka di SPBU wilayah Sumut, terutama saat daerah masih terdampak banjir dan longsor.

Surya menyampaikan keluhan itu usai berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara di Posko Penanganan Darurat Bencana Pemprov Sumut, Minggu (30/11).

Ia mengatakan antrean panjang muncul di banyak SPBU di Medan dan sekitarnya itu memperburuk kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut data Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut, kebutuhan BBM harian daerah tersebut mencapai 6.000 kiloliter.

“Karena itu Pemprov Sumut memanggil Pertamina untuk mencari solusi,” kata Surya.

Region Manager Retail Sales Pertamina Sumbagut I Gusti Bagus Suteja menegaskan stok BBM dan LPG di Sumut aman dan mencukupi.

Bagus mengakui distribusi sempat terganggu akibat cuaca buruk, namun dia menegaskan penyaluran ke SPBU kini kembali normal.

“Posisi stok sangat aman. Konsumen tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Pertamina, katanya, menyiapkan perpanjangan jam operasional SPBU menjadi 24 jam untuk mengurangi antrean, dengan prioritas di Medan dan wilayah sekitarnya.

Bagus meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean dapat cepat terurai dan distribusi berjalan lancar.

Ia menambahkan bahwa perusahaan juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga keamanan SPBU dan mencegah penimbunan.

Pertamina mengimbau konsumen tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan BBM di Medan masih mencukupi.

Perusahaan itu juga memprioritaskan distribusi BBM untuk alat berat yang bekerja membersihkan material banjir dan longsor di wilayah terdampak.

“Kami berharap akses jalan yang tertutup segera terbuka sehingga distribusi BBM bisa kembali normal di semua wilayah terdampak,” kata Bagus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gubernur DKI Resmikan Gedun...
Olahraga
Polri Perkuat Pembinaan Gen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.