Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekspor RI ke AS Terus Tumbuh

📅 Senin, 01 Des 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ekspor RI ke AS Terus Tumbuh Doc: afp
Ket. Kerja Sama Ekonomi - Pelaku Usaha RI Telah Pahami Regulasi dan Standar Ekspor ke AS

Ekspor Indonesia ke AS terus menggeliat seiring dengan minat besar buyer AS pada produk-produk nonmigas seperti makanan minuman, tekstil, dan fesyen.

JAKARTA – Buyer Amerika Serikat (AS) menunjukkan minat yang tinggi pada produk-produk makanan dan minuman (mamin), furnitur dan kerajinan, serta berbagai produk tekstil dan fesyen Indonesia.

Hal tersebut terungkap pascamisi dagang Asian American Chamber of Commerce (AACC) ke Indonesia pada 11—18 Oktober 2025. Tidak hanya itu, delegasi AACC juga menandatangani sejumlah Letter of Intent (LoI) dan nota kesepahaman (MoU) sebesar USD 21,65 juta pada pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 pada 15—19 Oktober 2025 lalu.

Misi dagang tersebut difasilitasi Atase Perdagangan (Atdag) RI Washington D.C. Ranitya Kusumadewi. Ia mengapresiasi hasil misi dagang tersebut dan optimistis hal ini menunjukkan gairah ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.

“Capaian misi dagang AACC dapat menjadi langkah lanjutan dalam mendorong peningkatan ekspornon-migas Indonesia dan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-AS melalui kolaborasi sektor swasta yang lebih intensif. Kami memastikan setiap peluang dari misi ini terus bergerak hingga berkontribusi pada peningkatan ekspor Indonesia ke AS,” ujar Ranitya akhir pekan kemarin.

Produk-produk Indonesia yang paling diminati delegasi AACC dari misi dagang, antara lain, kopi dan minuman siap konsumsi, makanan olahan dan bumbu rempah, furnitur dan dekorasi rumah; tekstil, fesyen, modest wear, produk gaya hidup sehat (wellness), herbal, dan aromaterapi. Produk-produk tersebut dinilai memiliki daya saing dari sisi kualitas, keberlanjutan produksi, dan nilai tambah yang sesuai dengan tren permintaan pasar AS.

Misi dagang AACC ke Indonesia dipimpin Presiden AACC Cindy Shao dan diikuti 17 peserta dari kalangan pelaku usaha, investor, asosiasi, serta lembaga keuangan AS. Beberapa agenda dalam misi dagang termasuk kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali; kunjungan ke KEK BSD City Tangerang, Banten; forum bisnis; serta partisipasi pada Trade Expo Indonesia 2025. Rangkaiankegiatan misi dagang turut didukung Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) New York dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di New York.

Di sisi lain, para pelaku usaha Indonesia juga menunjukkan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan buyer AS dalam berbagai kesempatan selama berlangsungnya misi pembelian. Ranitya meyakini, saat ini pelaku usaha Indonesia dapat menjadi mitra dagang para buyer AS dan menjalin kerja sama jangka panjang.

“Pelaku usaha Indonesia telah menunjukkan kesiapan tinggi untuk mempromosikan produk dan menjalin komunikasi dengan calon mitra AS. Para pelaku usaha Indonesia telah memahami regulasi dan standar ekspor ke AS. Sementara itu, kami melihat produk-produk Indonesia yang berpeluang besar di AS adalah yang kuat dalam hal keunikan produk, penjenamaan, serta penceritaan (storytelling) yang baik,” ungkap Ranitya.

Ranitya menegaskan komitmen perwakilan perdagangan RI di AS untuk terus memfasilitasi pelaku usaha Indonesia, termasuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam hal ini,aspek-aspek penting seperti pemenuhan informasi kebutuhan pasar di AS, persyaratan standar produk, hingga diseminasi strategi efektif untuk masuk ke pasar AS akan terus diperkuat. “Kami akan terus memperkuat dukungan bagi UMKM dan eksportir Indonesia agar mampu bersaing dan mengoptimalkan peluang ekspor di pasar AS yang sangat potensial,” tambah Ranitya.

Salah satu UMKM wellness dan skincare asal Bali Ayu Nature, Komang Yati menyampaikan apresiasi atas inisiasi misi dagang yang mempertemukan buyer dan produsen Indonesia, khususnya pada sesi Round Table Breakfast Meeting di Anvaya Resort Hotel Bali. Ia menilai misi dagang ini membuka.peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jejaring, mempromosikan produk, dan mengembangkan usaha.

Lanjutkan Kemitraan

Apresiasi kepada Atase Perdagangan juga diberikan Presiden AACC Cindy Shao. Ia pun akan menindaklanjuti rencana kolaborasi yang terjalin dari kegiatan misi dagang. “Kami sangat menghargai kolaborasi bersama Atase Perdagangan Washington D.C. yang membuat misi dagang AACC begitu berkesan. Kami antusias untuk melanjutkan kemitraan ini guna memperkuat hubungan dengan Indonesia di masa mendatang,” ungkap Cindy.

AACC merupakan asosiasi bisnis yang menaungi lebih dari 300 anggota perusahaan lintas sektor di kawasan Washington D.C., Maryland, dan Virginia. Dengan jaringan kuat ke pelaku usaha diaspora Asia di AS serta kedekatan dengan korporasi besar AS, asosiasi ini berperan strategis sebagai jembatan bisnis bagi pengembangan kemitraan perdagangan Indonesia-AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Guncang Gunung Fuji: ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.