Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Okupansi Tembus 124 Persen! Diskon Gila-gilaan KAI Daop 2 Bandung Bikin Gerbong KA Ekonomi Diserbu Pelanggan

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 20:50 WIB | Oleh:
Okupansi Tembus 124 Persen! Diskon Gila-gilaan KAI Daop 2 Bandung Bikin Gerbong KA Ekonomi Diserbu Pelanggan Doc: ANTARA/HO KAI Daop 2 Bandung
Ket. Situasi naik turun penumpang di Stasiun Bandung.

BANDUNG - Program stimulus pemerintah berupa pemberian diskon tarif sebesar 30 persen sukses mendongkrak volume penumpang PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung hingga mencatatkan tingkat keterisian kursi atau okupansi mencapai 124,4 persen, Minggu (28/6).

Berdasarkan data hingga Minggu (28/6), total tiket yang terjual melalui program potongan harga khusus kereta api (KA) ekonomi komersial tersebut telah menembus 80.436 pelanggan dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Minggu, menjelaskan angka penjualan tersebut melampaui total kapasitas murni sebanyak 64.640 tempat duduk yang disediakan untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

"Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen tersebut merupakan hal yang lazim terjadi dalam operasional kereta api karena adanya sistem naik dan turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang lintas perjalanan," ujar Kuswardojo.

Melalui sistem dinamis tersebut, satu nomor tempat duduk dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh lebih dari satu pelanggan pada segmen rute perjalanan yang berbeda tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Secara akumulatif, antusiasme masyarakat pada satu pekan awal masa liburan sekolah (periode 20-26 Juni 2026) tercatat melonjak 7,4 persen dengan total penjualan seluruh kelas layanan KA Jarak Jauh mencapai 94.090 tiket, dibandingkan pekan sebelumnya yang sebanyak 87.580 tiket.

"Program diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial menjadi momentum yang sangat baik untuk mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan selama musim liburan sekolah," kata Kuswardojo.

Guna mengantisipasi pergerakan angka yang dinamis pada rute-rute favorit, manajemen Daop 2 mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan transaksi pemesanan tiket secara berkala melalui kanal digital resmi KAI.

"KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pelanggan selama masa libur sekolah berlangsung dengan aman, nyaman, selamat, dan berkesan," tutur Kuswardojo menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.