Badan Geologi: Aktivitas Gunung Lewotobi Tinggi, Status Level IV Awas

Senin, 01 Des 2025, 18:00 WIB

LABUAN BAJO - Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, berada pada tingkat yang tergolong tinggi. Berdasarkan analisis visual, kegempaan, dan deformasi, status gunung tersebut berada pada Level IV atau Awas.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam keterangan resmi di Labuan Bajo, Senin (1/12/2025). Ia menyampaikan laporan perkembangan aktivitas gunung per 30 November 2025.

Ket. Foto: — Sumber: PVMBG

“Berdasarkan analisis visual dan instrumental tersebut, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih ditetapkan pada Level IV (Awas),” ujar dia.

Pemantauan visual menunjukkan gunung tampak jelas hingga sesekali tertutup kabut intensitas sedang.

Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal teramati membumbung setinggi 100–500 meter dari puncak. Cuaca di sekitar gunung tercatat cerah hingga hujan dengan angin lemah mengarah ke utara, timur laut, dan barat daya.

Adapun suhu udara berkisar antara 22,3–31,5 derajat Celcius. Badan Geologi melaporkan, dalam periode 29–30 November 2025 hingga pukul 12.00 WITA, terdeteksi:

- 1 kali gempa hembusan,

- 37 kali gempa tremor non-harmonik,

- 11 kali gempa low frequency,

- 9 kali gempa vulkanik dalam,

- 5 kali gempa tektonik lokal,

- 7 kali gempa tektonik jauh.

Meskipun belum terjadi erupsi terbaru sejak letusan terakhir pada 18 Oktober 2025 pukul 00.44 WITA. Tetapi, hembusan asap tebal masih terlihat keluar dari kawah dan rekahan di sisi barat laut.

“Gempa vulkanik dalam, gempa low frequency, dan tremor non-harmonik masih terekam, mengindikasikan adanya proses degassing, suplai magma. Serta pergerakan fluida di dalam tubuh gunung,” ucap Lana.

Pengukuran deformasi melalui Tiltmeter menunjukkan adanya peningkatan tekanan pada sumbu X. Sementara data GNSS mengindikasikan fluktuasi komponen vertikal dalam sepekan terakhir. Kombinasi parameter tersebut menunjukkan potensi erupsi masih tetap ada.

Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan agar: tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dari pusat erupsi. Lalu, tidak memasuki area sektoral 7 km di arah barat laut–timur laut.

Namun, warga diimbau etap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Serta tidak mempercayai informasi dari sumber yang tidak jelas.

Masyarakat di daerah rawan bencana juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar saat hujan lebat. Terutama di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.

Bagi warga terdampak hujan abu, penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut dianjurkan untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan. Lana mengingatkan abu vulkanik berpotensi mengganggu operasional bandara serta jalur penerbangan bila arah sebarannya menuju area tersebut. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.