Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPPG Alihkan MGB Kepada Penyintas Banjir Padang

2 Sabtu, 29 Nov 2025, 12:11 WIB | Oleh:
SPPG Alihkan MGB Kepada Penyintas Banjir Padang SPPG Alihkan MGB Kepada Penyintas Banjir Padang Doc: ANTARA/HO-Humas SPPG Tanah Sirah
Ket. Kegiatan pengalihan program MBG menjadi untuk korban banjir di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kota Padang -- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sirah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengalihkan program makan bergizi gratis (MBG) kepada para penyintas banjir menyusul diliburkan kegiatan belajar mengajar anak sekolah di kota tersebut, karena bencana alam.

"Sejak Kamis (27/11) hingga Jumat (28/11) kami sudah mengalihkan MBG kepada para korban banjir di Kota Padang," kata Kepala SPPG Tanah Sirah Agung Sajdah di Kota Padang, Sabtu.

Ia mengatakan pengalihan menu MBG kepada korban banjir setelah adanya arahan dari Wali Kota Padang serta penanggung jawab atau koordinator SPPG untuk wilayah Kota Padang. Pengalihan ini juga dikarenakan sejak Kamis (27/11) anak didik tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) diliburkan.

Pada Kamis (27/11), SPPG Tanah Sirah menyalurkan 1.200 makanan basah ke Puskesmas Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, sedangkan hari kedua penyaluran MBG dilakukan ke posko bencana di daerah Lubuk Minturun, yakni masing-masing 1.500 makanan kering dan makanan basah.

Hari ini, SPPG Tanah Sirah tidak menyalurkan MBG kepada pengungsi banjir karena tidak beroperasi. Rencananya, pengalihan MBG kepada korban banjir dilakukan pada Senin (1/12). Namun, hal tersebut masih menunggu kepastian dan perkembangan di lapangan.

Apabila pada Senin (1/12) anak sekolah menengah kejuruan (SMK) masuk sekolah dan melaksanakan ujian, maka MBG akan difokuskan kepada pelajar, terutama menu makanan kering.

Namun, jika pada hari yang sama anak SD dan SMP masih diliburkan maka makanan dialihkan kepada korban banjir.

"Hari ini kita tidak beroperasi tetapi Jumat (28/11) porsi MBG bagi pengungsi kita dobelkan," ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Yopi Krislova mengatakan diliburkan anak SD dan SMP karena dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kecamatan di kota itu.

"Betul, dan surat edarannya," kata dia.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, potensi cuaca ekstrem di provinsi tersebut diperkirakan masih dapat terjadi hingga 29 November 2025. Peringatan cuaca ekstrem sehubungan dengan adanya bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi sejak 21 November 2025 di Selat Malaka sebelah timur perairan Aceh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
Ekonomi
CELIOS: Perluasan Pajak Dig...
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.