Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diguncang Skandal Korupsi, Zelensky Pecat Tangan Kanannya Andriy Yermak

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diguncang Skandal Korupsi, Zelensky Pecat Tangan Kanannya Andriy Yermak Doc: The Atlantic
Ket. Yermak (kanan) telah menjadi pendukung setia Zelensky sepanjang masa perang. Keduanya terlihat bersama di foto-foto resmi hampir semua acara kepresidenan.

KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Jumat (28/11) memecat kepala staf yang berpengaruh dan negosiator utamanya, Andriy Yermak, setelah detektif menggerebek rumahnya sebagai bagian dari penyelidikan korupsi besar-besaran.

Pemberhentian Yermak merupakan pukulan telak bagi Zelensky, yang tengah menghadapi serangan Russia yang meningkat di wilayah timur, sementara Amerika Serikat, sekutu pentingnya, menjajakan rencana untuk mengakhiri perang yang dikhawatirkan akan memberikan konsesi besar kepada Moskow.

Yermak (54) seharusnya bernegosiasi atas nama Ukraina pada perundingan perdamaian penting di Amerika Serikat akhir pekan ini, tapi rencana itu batal, kata seorang pejabat senior kepada AFP.

Sebaliknya, pembicaraan akan dipimpin oleh sekretaris dewan keamanan Ukraina Rustem Umerov, menurut dua pejabat senior Ukraina, yang meminta untuk tetap anonim karena sensitivitas masalah tersebut.

Minggu lalu, Zelensky menunjuk Yermak sebagai negosiator utama Ukraina dalam sebuah mosi kepercayaan meskipun ada tekanan yang meningkat dari tokoh-tokoh oposisi untuk mencopot kepala stafnya yang kontroversial.

Kemudian pada hari Jumat, Zelensky mengumumkan dalam sebuah pidato video: "Kantor Presiden Ukraina akan direorganisasi. Kepala kantor, Andriy Yermak, telah mengajukan pengunduran dirinya."

Beberapa menit kemudian, Zelensky menandatangani dekrit "untuk memecat" Yermak.

Pada Jumat pagi, penyidik ​​dari Badan Pemberantasan Korupsi Nasional (BPKP) mengatakan pihaknya dan Kantor Kejaksaan Khusus Pemberantasan Korupsi telah menggerebek apartemen Yermak sebagai bagian dari penyelidikan.

Mereka tidak mengatakan apa masalahnya, dan Yermak mengatakan dia bekerja sama sepenuhnya.

Yermak telah dituduh terlibat dalam skema suap $100 juta di sektor energi strategis, yang diungkap oleh penyelidik awal bulan ini.

Kasus ini memicu kemarahan publik yang meluas pada saat Russia menghantam jaringan listrik Ukraina, yang menyebabkan pemadaman listrik dan mengancam pemadaman pemanas di musim dingin.

Dalam menghadapi skandal tersebut, Zelensky berusaha mengumpulkan dukungan rakyat pada hari Jumat.

"Jika kita kehilangan persatuan, kita berisiko kehilangan segalanya: diri kita sendiri, Ukraina, masa depan kita," katanya dalam pidato tersebut.

Pengaruh Yermak

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

13 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.