Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri P2MI: Indonesia Siaga Penuh Lindungi Pekerja Migran Korban Kebakaran Tai Po Hong Kong

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 16:31 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menteri P2MI: Indonesia Siaga Penuh Lindungi Pekerja Migran Korban Kebakaran Tai Po Hong Kong Doc: istimewa
Ket. Kebakaran dahsyat di Apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, yang meletus pada malam 26 November 2025

JAKARTA--Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi kebakaran dahsyat di Apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, yang meletus pada malam 26 November 2025.

Kebakaran ini, yang telah merenggut nyawa setidaknya 75 jiwa dan melukai 76 orang lainnya, serta menyisakan 270 orang hilang hingga kini, juga berdampak serius pada sejumlah Pekerja Migran Indonesia yang tinggal atau bekerja di kawasan tersebut.

"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian P2MI (KemenP2MI) memantau perkembangan situasi ini secara intensif, bekerja sama dengan otoritas Hong Kong untuk memastikan keselamatan dan hak-hak Pekerja Migran terlindungi,"ucapnya di Jakarta, Jumat (28/11).

Berdasarkan koordinasi terbaru dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hong Kong dan otoritas setempat, kebakaran yang diklasifikasikan sebagai kejadian darurat tingkat 5 alarm ini bermula dari percikan api di perancah bambu eksternal pada Wang Cheong House, bangunan paling timur kompleks tersebut, sekitar pukul 14:51 waktu setempat.

Api dengan cepat menyebar ke delapan menara bangunan berusia 41 tahun ini, diduga akibat penggunaan material mudah terbakar seperti papan polistirena pada renovasi dinding luar senilai sekitar HK$42,43 juta, serta kondisi cuaca kering dengan peringatan api merah dari Hong Kong Observatory.

Lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran dikerahkan, dan api baru terkendali sepenuhnya setelah lebih dari 24 jam, dengan satu petugas pemadam Hong Kong, Ho Wai Ho (37 tahun), menjadi korban jiwa pertama di antara para pahlawan penyelamat.

Otoritas Hong Kong telah mengambil langkah tegas dengan menangkap tiga tersangka—dua direktur dan seorang konsultan dari perusahaan konstruksi yang bertanggung jawab atas renovasi—atas dugaan kelalaian yang menyebabkan korban jiwa, termasuk keterlambatan evakuasi dan penggunaan bahan bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Investigasi mendalam oleh pasukan khusus Hong Kong sedang berlangsung, termasuk pemeriksaan 16 inspeksi keselamatan sebelumnya oleh Departemen Tenaga Kerja Hong Kong, di mana pengingat tertulis terakhir dikeluarkan pada 20 November 2025 terkait pencegahan kebakaran.

Kementerian P2MI papar Mukhtarudin mendukung sepenuhnya upaya ini dan mendorong transparansi penuh untuk mencegah tragedi serupa di masa depan, terutama bagi kompleks perumahan padat seperti Wang Fuk Court yang menampung ribuan penduduk di distrik suburban Tai Po, dekat perbatasan dengan Tiongkok daratan.

Hingga saat ini, relawan dan komunitas Indonesia di Hong Kong telah aktif membuka posko bantuan di tempat penampungan sementara seperti Kwong Fuk Community Hall, Tai Po Community Centre, dan sekolah-sekolah lokal, termasuk pembagian makanan, pakaian, dan pendampingan emosional bagi Pekerja Migran terdampak.

"Kementrian P2MI telah menyelesaikan pendataan awal dan berkoordinasi dengan polisi Hong Kong melalui hotline pencarian korban di Fung Leung Kit Memorial Secondary School serta meja bantuan di Rumah Sakit Alice Ho Miu Ling Nethersole,"tutur dia.

Dari data yang diverifikasi, kondisi sebagian besar Pekerja Migran aman, meskipun beberapa mengalami cedera ringan akibat menghirup asap. Namun, kami menyesal menyampaikan bahwa dua Pekerja Migran, yaitu Novita dan Erawati (berdasarkan nomor 1 dan 2 dalam daftar terdampak), tidak terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan setelah pengecekan melalui sistem SMILE dengan nomor paspor, nama, dan tanggal lahir mereka. 

Kementerian P2MI segera menginisiasi proses pendaftaran darurat dan bantuan sosial bagi keduanya, serta mengimbau seluruh Pekerja migran di Hong Kong untuk memverifikasi status perlindungan sosial mereka melalui aplikasi resmi Kementerian P2MI.

Untuk mendukung pemulihan psikologis para korban dan keluarga, berikut layanan darurat yang tersedia:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.