Korban Jiwa dalam Kebakaran Apartemen Hong Kong Bertambah Jadi 94 Orang, Dua di Antaranya WNI
📅 Jumat, 28 Nov 2025, 08:27 WIB | Oleh: Tim PenulisPemerintah Hong Kong mengatakan sedang menyiapkan dana sebesar HK$300 juta (38,5 juta dolar AS) untuk membantu para korban kebakaran.
Pihak berwenang kota mengatakan telah membuka sembilan tempat penampungan dan sedang mengorganisir akomodasi sementara dan dana darurat bagi mereka yang kehilangan rumah.
Kegiatan seputar pemilihan legislatif Hong Kong, yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Desember, telah ditangguhkan.
Api Padam
Sebaiknya Anda baca juga:
Jumat pagi, pihak berwenang mengatakan api telah berhasil dipadamkan di empat dari hampir 2.000 unit kompleks apartemen yang luas itu, lebih dari 24 jam setelah kebakaran terjadi di kompleks yang terdiri dari delapan gedung tersebut.
Hari Jumat, seorang reporter AFP melihat api di Wang Fuk Court telah melemah secara signifikan, tetapi percikan api dan asap tebal masih sesekali keluar dari bangunan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran terus menyiram bangunan dengan air untuk mendinginkan bangunan dan mencegah bara api menyala kembali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak berwenang telah mulai menyelidiki pemicu kebakaran tersebut—yang terburuk di pusat keuangan tersebut dalam hampir 80 tahun—termasuk keberadaan perancah bambu dan jaring plastik yang melilit struktur bangunan sebagai bagian dari renovasi besar-besaran.
Badan antikorupsi Hong Kong mengatakan telah meluncurkan penyelidikan terhadap pekerjaan renovasi di kompleks tersebut, beberapa jam setelah polisi mengatakan telah menangkap tiga pria atas dugaan kelalaian meninggalkan kemasan busa di lokasi kebakaran.
Warga Wang Fuk Court, yang terletak di distrik Tai Po di utara Hong Kong, mengatakan kepada AFP, mereka tidak mendengar alarm kebakaran dan harus berkeliling dari pintu ke pintu untuk memberi tahu tetangga tentang bahaya tersebut.
"Api menyebar begitu cepat. Saya melihat satu selang mencoba menyelamatkan beberapa bangunan, dan saya merasa apinya terlalu lambat," kata seorang pria bermarga Suen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!