Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hong Kong Berduka, Warga Mencari Keluarganya yang Hilang Pasca-kebakaran Apartemen di Tai Po

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hong Kong Berduka, Warga Mencari Keluarganya yang Hilang Pasca-kebakaran Apartemen di Tai Po Doc: CNA/Reuters
Ket. Warga Hong Kong setelah mengidentifikasi anggota keluarganya dari foto-foto di Balai Komunitas Kwong Fuk pasca kebakaran Wang Fuk Court, di Tai Po, Hong Kong, pada 27 November 2025.

HONG KONG - Seorang perempuan paruh baya menangis tersedu-sedu, memeluk erat temannya, dari balai pertemuan yang kini digunakan sebagai pos identifikasi korban di bawah bayang-bayang gedung apartemen yang masih berasap setelah kebakaran terburuk yang terjadi di kota itu.

Puluhan orang melewati pos tersebut pada Kamis (27/11) dengan putus asa mencari kabar dari orang-orang terkasih setelah kobaran api melalap sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po di timur laut, menewaskan sedikitnya 94 orang dan membuat ratusan lainnya mengungsi.

Aula kecil itu didirikan agar orang-orang dapat melihat lusinan foto korban tewas. Sebuah papan nama darurat di dinding di dekatnya hanya bertuliskan: "Melihat Foto".

Paramedis dan pekerja sosial siaga di dalam.

"Saya tidak dapat menemukan anggota keluarga saya di foto-foto itu... Jika mereka memiliki lebih banyak foto, saya mungkin akan datang lagi untuk melihatnya," kata seorang perempuan bermarga Cheung, yang saudara perempuan dan iparnya hilang.

"Saya tidak dapat menggambarkan perasaan saya. Ada anak-anak..." kata Cheung setelah membolak-balik halaman foto.

Karen Lam, seorang pekerja sosial yang mengelola pusat dukungan di sebelahnya, mengatakan kepada AFP, timnya menyaksikan "beberapa kasus" warga yang putus asa dan membutuhkan bantuan.

Suasana hati terasa muram ketika orang-orang menunggu berkelompok untuk diantar masuk, sementara penonton dijauhkan oleh polisi dan akses media dibatasi.

Seorang pria berusia 77 tahun bermarga Lai mengatakan ingin membantu saudara perempuannya mengidentifikasi seorang teman yang hilang.

"(Teman itu) tidak membalas pesan. Kami tidak bisa memastikan apa yang terburuk telah terjadi, mungkin keberuntungan sedang berpihak pada mereka," kata Lai.

“Superhero”

Pemimpin Hong Kong, John Lee, mengatakan pada Kamis dini hari bahwa 297 orang hilang, meskipun petugas pemadam kebakaran kemudian mengatakan telah menghubungi beberapa dari mereka.

Yayuk, warga negara Indonesia (WNI) berusia 40 tahun, mengatakan kepada AFP, ia tidak dapat menemukan kakak perempuannya, Sri-Wahyuni, yang bekerja dan tinggal di sebuah rumah di kompleks perumahan tersebut.

"Saya tidak bisa tidur semalaman. Pagi ini saya pergi ke konsulat untuk menanyakan apakah dia sudah dirawat di rumah sakit," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.