Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Bakal Cek Ulang Pemegang Green Card dari 19 Negara Pasca Penembakan Dua Anggota Garda Nasional

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 08:52 WIB | Oleh:

"Serangan ini menggarisbawahi ancaman keamanan nasional terbesar yang dihadapi bangsa kita," kata presiden. "Pemerintahan sebelumnya telah membiarkan 20 juta orang asing yang tidak dikenal dan tidak diperiksa dari seluruh dunia, dari tempat-tempat yang bahkan tidak ingin Anda ketahui. Tidak ada negara yang dapat menoleransi risiko seperti itu terhadap kelangsungan hidup kita."

Pekan lalu, badan yang sama di balik peninjauan green card, Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS, mengumumkan peninjauan terhadap semua pengungsi yang diterima di bawah mantan Presiden Joe Biden.

Pada hari Rabu, AS menangguhkan pemrosesan semua permintaan imigrasi dari warga Afghanistan, dengan Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi mengatakan keputusan tersebut dibuat sambil menunggu peninjauan "protokol keamanan dan pemeriksaan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

39 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.