Mataram Gelar Car Free Night Hidupkan Kota Tua Ampenan
📅 Selasa, 25 Nov 2025, 15:40 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Nirkomala
Mataram -- Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan konsep kegiatan CFN (car free night) di kawasan Kota Tua Ampenan, sebagai tempat hiburan dan rekreasi masyarakat sekaligus untuk menghidupkan kembali kota tua tersebut.
Camat Ampenan Kota Mataram Muzakir Walad di Mataram, Selasa mengatakan, konsep kegiatan CFN tersebut digagas langsung oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.
"Dalam konsepnya, kami menyiapkan dua alternatif lokasi yakni di sepanjang Jalan Pabean (arah menuju Pantai Ampenan), dan Jalan Niaga (arah ke Pasar ACC)," katanya.
Dari dua alternatif lokasi tersebut, lanjutnya, lokasi yang paling representatif adalah di Jalan Pabean, dengan panjang jalur CFN yang direncanakan sekitar satu kilometer.
CFN di Jalan Pabean juga dapat memecah keramaian di Pantai Ampenan sekaligus memberi ruang usaha bagi pedagang yang belum mendapat lapak di Pantai Ampenan pasca-revitalisasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan adanya CFN di Jalan Pabean, dapat menciptakan ruang publik yang nyaman, dan mendukung perputaran ekonomi lokal melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Warga kami yang tidak dapat lapak di Pantai Ampenan, bisa mengambil bagian membuka lapak saat CFN di sepanjang Jalan Pabean," katanya.
Bahkan, para pedagang juga bisa tetap berjualan pada malam-malam lain seperti biasa, sehingga kawasan tersebut bisa tetap ramai di malam hari dan terlihat hidup.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selama ini, jika tidak malam minggu, Jalan Pabean sepi dan kesan Kota Tua sangat terasa," katanya.
Terkait dengan itu, jika kegiatan CFN bisa dilaksanakan di Jalan Pabean maka akan banyak nilai positif dan dampak ekonomi masyarakat yang akan dirasakan.
Lokasi Pabean dinilai representatif karena memiliki area yang lebih luas, mirip konsep Malioboro di Jogja atau Braga di Bandung. Kawasan itu juga berpotensi memberikan ruang bagi kelompok kesenian dan kreatif.
Namun, tantangan terberat terletak pada jalur ekspedisi Pertamina Patra Niaga yang melintasi area tersebut, sehingga hal itu menjadi masalah paling berat.
Sekarang pihaknya sedang berusaha bernegosiasi dengan ekspedisi Pertamina. Menurutnya, pihak Pertamina memang menawarkan, ruang jadwal ekspedisi kosong itu di hari Minggu sehingga CFN dilaksanakan Minggu malam atau malam Senin.
"Kalau CFN di malam Senin, biasanya semangat kurang maksimal sebab biasanya warga sudah bersiap-siap kembali bekerja di hari Senin," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!