Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mandiri Sahabatku Hadir di Ansan Korea Selatan, Perkuat Literasi Keuangan dan Peluang Usaha bagi PMI

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mandiri Sahabatku Hadir di Ansan Korea Selatan, Perkuat Literasi Keuangan dan Peluang Usaha bagi PMI Doc: IST
Ket. Workshop Mandiri Sahabatku berlangsung di Warung Indonesia, Ansan, Korsel diikuti oleh 183 PMI yang bekerja di sektor manufaktur.

ANSAN – Bank Mandiri memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan program Mandiri Sahabatku ke Ansan, Korea Selatan.

Dipilihnya Kota Ansan sebagai pusat komunitas terbesar Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi langkah nyata untuk menghadirkan edukasi finansial yang komprehensif dan relevan, mencakup literasi keuangan, pemahaman investasi saham, serta pengenalan peluang usaha sektor perikanan yang dapat dijalankan keluarga di tanah air maupun PMI yang bersiap pulang.

Workshop yang berlangsung di Warung Indonesia ini diikuti oleh 183 PMI yang berasal dari Indramayu, Cilacap, Ponorogo, Malang, hingga Lampung. Mayoritas peserta bekerja di sektor manufacturing.

Acara dibuka oleh Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Seoul, Ali Andika Wardhana, serta dihadiri Senior Vice President Government Project 3 Bank Mandiri, Yoga Sulistijono, sebagai pembina program. Pada sesi investasi, Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora V. Manik, hadir sebagai pembicara utama, memperkaya pemahaman peserta dalam membangun portofolio yang aman dan berkelanjutan.

Program pemberdayaan bank bersandi saham BMRI Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya agenda peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi keluarga. Melalui rangkaian pemaparan yang langsung dapat diimplementasikan, program ini membekali PMI dengan kemampuan perencanaan keuangan, mahir investasi, serta fondasi menyiapkan usaha kecil yang dapat dijalankan dari mana saja.

SVP Government Project 3 Bank Mandiri, Yoga Sulistijono menyatakan dalam sesi literasi keuangan, Bank Mandiri menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan pribadi secara terstruktur, termasuk pemisahan antara rekening kebutuhan harian dan rekening modal usaha agar perencanaan bisnis dapat dimulai sejak dini. Pada sesi investasi saham, Mandiri Sekuritas mengulas strategi pengembangan aset jangka panjang yang sesuai profil risiko peserta.

Sementara itu, sesi peluang usaha perikanan yang difasilitasi startup FisTx memberikan pemahaman mengenai model bisnis offtaker, kemitraan hulu–hilir, serta paket usaha perikanan yang dirancang khusus untuk peserta program Mandiri Sahabatku. Pendekatan multidimensi ini memberi gambaran nyata bahwa usaha dapat mulai dirancang bahkan sebelum PMI kembali ke Indonesia.

Yoga menegaskan bahwa Mandiri Sahabatku dirancang sebagai program berkelanjutan yang mendampingi PMI sejak fase bekerja di luar negeri hingga kembali ke tanah air.

“Mandiri Sahabatku tidak hanya menyiapkan peserta untuk berwirausaha setelah kembali ke tanah air. Kami mendorong mereka memulai sejak sekarang, dengan menabung, berinvestasi, dan menyusun rencana usaha yang dapat dijalankan bersama keluarga. Kolaborasi materi literasi keuangan, investasi, dan peluang usaha ini kami hadirkan agar dampaknya konkret dan berkelanjutan,” jelasnya.

Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora V. Manik, menambahkan bahwa disiplin dan pemahaman risiko menjadi aspek penting dalam membangun portofolio investasi yang sehat. Menurutnya, peserta perlu memiliki kerangka strategi yang praktis agar dapat memulai investasi secara konsisten dan terarah.

Salah satu peserta Mandiri Sahabatku, Abduh asal Ponorogo yang bekerja di sektor manufaktur di Ansan, menyampaikan, ia mulai memahami pentingnya memisahkan rekening harian dan rekening permodalan untuk memulai usaha. Ia berusaha menargetkan enam hingga delapan bulan mendatang sudah dapat memulai usaha kecil yang dibantu kelola keluarga di kampung halaman.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan aktivasi keuangan, panitia menyediakan souvenir eksklusif Mandiri Sahabatku, hadiah uang tunai, serta reward menarik hingga Rp50 juta bagi pembukaan tabungan dan aktivasi layanan. Bank Mandiri juga menyediakan layanan perbankan langsung di lokasi untuk memudahkan peserta, termasuk pengambilan kartu debit secara langsung. Informasi lebih lanjut mengenai program dapat diakses melalui bmri.id/livinansan.

Sejak diluncurkan pada 2011, Mandiri Sahabatku telah menjangkau lebih dari 21.000 peserta di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Di Indonesia, program ini berlanjut dengan pendampingan purna PMI dan keluarga di berbagai daerah kantong PMI seperti Indramayu, Cilacap, Ponorogo, Malang, Lombok, dan wilayah lainnya. Inisiatif ini konsisten mendukung agenda inklusi keuangan, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta sejalan dengan penerapan prinsip ESG dan pencapaian SDGs.

Sebagai bagian dari transformasi digital berkelanjutan, Mandiri Sahabatku kini terintegrasi dengan layanan Livin’ Around The World (LATW) yang memberikan kemudahan akses perbankan digital bagi WNI di mancanegara. Melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, PMI dapat membuka rekening menggunakan SIM lokal, melakukan transaksi lintas negara, serta memulai investasi secara mudah dan aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

23 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.