Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangsel Oprasikan 54 Unit Koperasi Kelurahan Merah Putih

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkot Tangsel Oprasikan 54 Unit Koperasi Kelurahan Merah Putih Doc: Antara
Ket. Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie.

TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, secara resmi mengoperasikan sebanyak 54 unit Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih dengan memiliki surat keputusan (SK) pengesahan badan hukum.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Tangerang, Rabu mengatakan bahwa dari puluhan Kopkel Merah Putih ini telah diberi kebutuhan administratif seperti pembukaan rekening bank, pengurusan NIB, dan integrasi dengan sistem pengecekan kredit OJK (BI Checking).

"Hadirnya koperasi ini harus menjadi titik tolak tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan,"ucapnya.

Menurut dia, dengan aktifnya Koperasi Merah Putih ini diyakini bisa menjadi sarana distribusi sembako, mitra usaha lokal, dan penggerak kegiatan ekonomi produktif untuk kebutuhan masyarakat setempat.

"Ini akan membentuk ekosistem ekonomi yang kuat di kelurahan," ucapnya.

Pemerintah dayerah Tangsel turut memastikan pengurus Koperasi Merah Putih melibatkan figur-figur yang fokus pada kepentingan sosial ekonomi tanpa keterikatan pada partai atau koperasi lain. Pengawas Koperasi Merah Putih merupakan Lurah dari masing-masing kelurahan dan pengurus dipilih dari musyawarah yang merupakan warga kelurahan itu sendiri.

Berdasarkan pernyataan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Dinkop UKM) bahwa para pengurus Koperasi Merah Putih yang terpilih hasil musyawarah pembentukan koperasi di tingkat kelurahan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dari pemerintah pusat.

"Program ini memang inisiasi Bapak Presiden, tetapi gairah dan keinginannya memang betul-betul secara kuat datang dari masyarakat itu sendiri. Harapan saya, ekonomi di lingkungan kelurahan-kelurahan kita, khususnya bagi anggota koperasi ini akan semakin baik dan warga merasakan manfaatnya langsung," jelasnya.

Ia menambahkan, koperasi ini dibentuk berdasarkan musyawarah warga di tingkat kelurahan dan dikelola oleh masyarakat yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberdayaan ekonomi.

"Bayangkan kalau koperasi ini mengelola pengadaan kebutuhan pokok, membuka toko sembako, bahkan bermitra dengan pelaku usaha lainnya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.