Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan Setujui Peremajaan 27.000 Ha Kebun Kelapa di Riau

📅 Senin, 24 Nov 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan Setujui Peremajaan 27.000 Ha Kebun Kelapa di Riau Doc: Antara
Ket. Kebun kelapa masyarakat di Inhil, Riau, yang menjadi penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Pekanbaru - Kementerian Pertanian (Kementan) telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan program peremajaan atau "replanting" kelapa dengan total lahan seluas 27.000 hektare (ha) di Provinsi Riau, sebagian besar berada di Kabupaten Inderagiri Hilir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan sektor perkebunan kelapa selama ini sudah menjadi sektor unggulan di wilayah setempat. Provinsi Riau merupakan daerah dengan perkebunan kelapa terluas di Indonesia.

“Kementerian Pertanian telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan program replanting kelapa di Riau dengan total lahan seluas 27 ribu hektare. Program ini akan memberi dampak besar terhadap produktivitas dan nilai tambah komoditas unggulan daerah tersebut,” katanya, di Pekanbaru, Senin (24/11).

Menurutnya, saat ini juga sudah dilakukan kontrak pembibitan dengan para penangkar kelapa yang ada. Ditargetkan, pada awal tahun 2026 kegiatan replanting juga sudah dapat dilaksanakan.

“Tahun ini kontrak pembibitan kelapa sudah dimulai, mudah-mudahan awal tahun depan kegiatan replanting sudah bisa langsung dilaksanakan,” katanya pula.

Terkait program tersebut, pihaknya juga telah mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program peremajaan kelapa ini ke sejumlah daerah lainnya. Dengan begitu program tersebut, dapat menjadi upaya memperkuat posisi Riau sebagai daerah dengan basis perkebunan kelapa yang merata.

Hal itu, karena jika hanya satu daerah yang menjadi fokus, maka ketimpangan pembangunan bisa saja terjadi. Terlebih, setiap wilayah di Riau memiliki potensi besar yang sama untuk dikembangkan.

"Agar tidak terpusat di Inhil saja, Pemprov mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program ini ke Pelalawan, Meranti, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Siak," ujar Syahrial Abdi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.