Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Intelejen Ukraina: Jenderal Russia dan Ratusan Pasukannya Telah Berada di Venezuela

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 06:10 WIB | Oleh:
Intelejen Ukraina: Jenderal Russia dan Ratusan Pasukannya Telah Berada di Venezuela Doc: Istimewa
Ket. Jendral Makarevich dan pasukannya kemungkinan akan tetap berada di Venezuela selama serangan AS.

CARACAS - Menurut pengungkapan terbaru dari intelijen Ukraina, seorang jenderal Russia telah berada di Venezuela dengan sekitar 120 tentara melatih dan menasihati otoritas Venezuela 

Kepala Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina (GUR) Jenderal Kyrylo Budanov mengatakan kepada The War Zone bahwa jenderal kontroversial itu,  Kolonel Jenderal Oleg Leontievich Makarevich memimpin Satuan Tugas Khada Suku Pertahanan (ETF) Russia. 

Menurut Budanov, Makarevich bertanggung jawab atas lebih dari 120 tentara yang melatih pasukan Venezuela pada berbagai fungsi militer, menurut Budanov. Kegiatan-kegiatan itu bukan reaksi langsung terhadap penumpukan militer AS saat ini di wilayah tersebut.

Informasi Budanov sebagian didorong oleh sebuah cerita di Intelligence Online yang mengklaim bahwa unit drone elit Rusia telah tiba di Venezuela untuk mengajar pasukan di sana bagaimana menggunakan drone pandangan orang pertama (FPV).

Komentar kepala intelijen Ukraina datang ketika pemerintahan Trump telah membentuk kehadiran pasukan AS yang signifikan di Karibia. Sementara Task Force Southern Spear seolah-olah bertujuan untuk melawan perdagangan narkotika di wilayah tersebut, upaya tersebut juga difokuskan untuk menekan diktator Venezuela Nicolas Maduro. 

Makarevich dan pasukannya kemungkinan akan tetap berada di Venezuela selama serangan AS, ujar Budanov.

“Saya pikir mereka akan berada di belakang layar dan secara resmi Rusia akan mencoba berbicara dengan AS karena unit mereka berada di Venezuela,” kata Budanov. “Ini hanya sebuah permainan.”

Russia melayani sebagai “penasihat militer dan juga guru,” Budanov menjelaskan. “Secara umum, ini adalah infanteri, UAV dan pelatihan pasukan khusus.”

Budanov menambahkan, Russia juga menyediakan Venezuela dengan sinyal intelijenn. 

Pengerahan pasukan Rusia ke Venezuela adalah rotasi lama yang telah ada selama bertahun-tahun, Budanov mencatat. Dia juga mengatakan bahwa GUR belum mengidentifikasi perubahan tingkat pasukan Rusia di Venezuela sejak dorongan Trump di Karibia dimulai. Namun, tampaknya Makarevich, yang telah berada di negara Amerika Selatan sejak awal tahun, telah memiliki penempatannya di sana diperpanjang, kata Budanov. "Rotasi khas untuk komandan Rusia berlangsung sekitar enam bulan," katanya.

Makarevich dan sekitar 90 perwira Rusia dan pasukan lainnya berada di ibukota Venezuela Caracas, menurut dokumen yang dibagikan Budanov. Sisanya ditempatkan di Maracaibo, La Guaira dan Pulau Aves.

AS juga memiliki penasihat di seluruh Amerika Selatan yang juga melatih pasukan, menawarkan saran operasional dan kadang-kadang berfungsi sebagai pengamat.

Adapun klaim politisi Rusia berpangkat tinggi bahwa Moskow baru-baru ini menyediakan sistem pertahanan udara Pantsir-S1 dan Buk-M2E, Budanov tidak pasti.

“Buk-M2 yang kita lihat,” katanya kepada kami. "Pantsir yang tidak kita ketahui."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.