Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lawan Penyakit Berbahaya, Gencarkan Pemberian Vaksin Antirabies

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 15:57 WIB | Oleh:
Lawan Penyakit Berbahaya, Gencarkan Pemberian Vaksin Antirabies Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Petugas Dinas Peternakan OKU Timur memberikan suntikan vaksin antirabies kepada hewan peliharaan masyarakat, Selasa.

Martapura -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), melalui Dinas Perikanan dan Peternakan menggencarkan pemberian vaksin anti rabies terhadap hewan peliharaan milik masyarakat dengan cara jemput bola hingga ke desa-desa di wilayah itu.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur  Untung Sutoyo di Martapura, Selasa, mengatakan pemberian vaksin anti rabies kepada hewan anjing, kucing dan kera peliharaan masyarakat, terus dilakukan dengan target sebanyak 2.000 dosis.

"Pemberian vaksin rabies tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia tahun 2025," katanya.

Sejak digulirkan pada September 2025 hingga kini, kata dia,  tercatat sebanyak 980 hewan peliharaan milik masyarakat yang sudah diberi vaksin anti rabies.

Untuk mengejar target tersebut, pihaknya melakukan upaya jemput bola guna memberikan suntikan vaksin secara gratis kepada hewan peliharaan pembawa virus rabies.

Dalam upaya jemput bola pihaknya membentuk tim untuk turun langsung ke rumah-rumah warga hingga pelosok desa, guna pemberian vaksin agar program tersebut berjalan maksimal.

"Target kami program pemberian vaksin anti rabies rampung 100 persen sebelum akhir Desember 2025," ucapnya.

Dia menjelaskan rabies adalah infeksi virus pada otak dan sistem saraf yang ditularkan ke manusia melalui gigitan hewan yang terinfeksi rabies.

Rabies tergolong penyakit berbahaya, kata dia, karena berisiko menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani sehingga pemberian vaksin perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan dari penyakit berbahaya tersebut.

"Hewan yang sudah divaksinasi berisiko lebih kecil untuk tertular penyakit dan menyebarkannya, baik ke hewan lainnya ataupun manusia melalui gigitan hewan tersebut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.