Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Kirim Kapal Penjaga Pantai Lalui Kepulauan Senkaku

📅 Senin, 17 Nov 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Kirim Kapal Penjaga Pantai Lalui Kepulauan Senkaku Doc: Istimewa

BEIJING - Sebuah formasi kapal Penjaga Pantai Tiongkok melintasi perairan Kepulauan Senkaku yang disengketakan pada Minggu (16/11) dalam sebuah "patroli penegakan hak asasi", kata Penjaga Pantai Tiongkok dalam sebuah pernyataan, saat Beijing meningkatkan ketegangan dengan Jepang atas pernyataan perdana menterinya mengenai Taiwan.

Perselisihan diplomatik antara Tiongkok dan Jepang semakin memanas sejak PM Jepang, Sanae Takaichi, menyampaikan kepada parlemen pada 7 November lalu bahwa serangan hipotetis Tiongkok terhadap Taiwan yang diperintah secara demokratis, dapat memicu respons militer dari Tokyo.

Pernyataan tersebut memicu reaksi marah dari Beijing, yang telah memberi sinyal bahwa mereka mengharapkan PM Takaichi akan mencabut pernyataannya tersebut.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk menguasai pulau tersebut, yang terletak hanya 110 kilometer dari wilayah Jepang.

"Formasi kapal Penjaga Pantai Tiongkok 1307 melakukan patroli di perairan teritorial Kepulauan Diaoyu. Ini adalah operasi patroli yang sah yang dilakukan oleh Penjaga Pantai Tiongkok untuk menegakkan hak dan kepentingannya," demikian pernyataan Penjaga Pantai Tiongkok.

Tiongkok dan Jepang telah berulang kali bertikai di sekitar kepulauan yang dikelola Jepang, yang disebut Beijing sebagai Diaoyu dan Tokyo sebagai Senkaku.

Kedutaan Besar Jepang di Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait informasi ini.

Pertahankan Ambiguitas

Jepang telah menghadapi tekanan yang semakin meningkat dari Tiongkok sejak PM Takaichi menyampaikan pernyataannya, dengan Konsul Jenderal Tiongkok di Osaka berkomentar di media sosial: “Leher kotor yang mengganggu, harus dipotong tanpa keraguan sedikit pun,” yang mendorong protes resmi dari Tokyo.

Beijing kemudian memanggil Duta Besar Jepang untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun, dan Kementerian Pertahanan Tiongkok menyatakan bahwa intervensi Jepang apa pun pasti akan gagal.

Pada Jumat (14/11) lalu, Tiongkok memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Jepang, yang mendorong Tokyo untuk mendesak Beijing mengambil tindakan yang tepat, meskipun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Para pemimpin Jepang sebelumnya menghindari penyebutan Taiwan secara terbuka ketika membahas skenario serangan Tiongkok, mempertahankan "ambiguitas strategis" yang juga disukai oleh sekutu keamanan utama Tokyo yaitu Amerika Serikat. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.