KUR Tanpa Batas! Tahun Depan Siapa Pun Bisa Ambil Berkali-kali, Bunganya Tetap 6%
📅 Senin, 17 Nov 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara.
JAKARTA – Pelonggaran aturan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) diproyeksikan mempercepat akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah kebutuhan modal yang terus meningkat.
Relaksasi ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perbankan dalam menilai kapasitas debitur, sekaligus menekan hambatan administratif yang selama ini menjadi kendala utama.
Dengan kemudahan tersebut, potensi penyaluran KUR diperkirakan meningkat dan dapat mendorong ekspansi usaha kecil-menengah, memperkuat daya serap tenaga kerja, serta menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun demikian, pengawasan tetap diperlukan agar kualitas kredit terjaga dan risiko kredit macet tidak meningkat seiring peningkatan volume pembiayaan.
Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan mulai tahun depan pengajuan kredit usaha rakyat (KUR) tidak dibatasi lagi jumlah pengambilannya dengan penerapan bunga flat sebesar enam persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, selama ini, pengambilan KUR dibatasi hanya empat kali saja bagi debitur sektor produksi dan dua kali bagi sektor perdagangan, dengan menerapkan skema bunga yang berjenjang.
"Sekarang sudah dibuka, jadi bisa beberapa kali, repetisinya bisa beberapa kali sampai UMKM-nya betul-betul kuat dan siap untuk lepas," kata dia ditemui usai melakukan rapat terkait penyaluran KUR di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (17/11).
Maman mengatakan selama ini pengajuan pertama KUR dikenakan bunga 6 persen, lalu terus mengalami kenaikan 1 persen untuk pengajuan KUR berikutnya hingga 9 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyatakan di tahun depan bunga KUR akan tetap di angka 6 persen meski sudah beberapa kali pengambilan.
"Jadi mau yang pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima, semua flat enam persen. Ini juga berdasarkan arahan dari Pak Presiden kepada Komite Pembiayaan melalui Pak Menko Perekonomian," katanya lagi.
"Mulai awal Januari 2026," katanya, melanjutkan.
Ia menyampaikan untuk realisasi KUR UMKM tahun ini mencapai 83 persen atau Rp238 triliun dari target Rp286 triliun.
Sementara di tahun 2026 target realisasi KUR naik menjadi Rp320 triliun.
"Debitur barunya yang sudah tercapai 96 persen, yaitu 2,25 juta. Debitur graduasi, graduasi itu yang naik tingkat, yang dari mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, target saya 1,2 juta debitur, Alhamdulillah, debitur graduasi melebihi target sebanyak 112 persen yaitu sekitar 1,3 juta," ucap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!