Ribuan Lansia Belum Periksa Kesehatan, Dinkes Pangkalpinang Ingatkan Risiko Penyakit Mengintai
📅 Minggu, 16 Nov 2025, 20:36 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Aprionis
PANGKALPINANG - Capaian program cek kesehatan gratis bagi warga lanjut usia di Kota Pangkalpinang masih rendah, baru mencapai 4.936 orang atau 21,29 persen dari target 11.593 peserta.
Kondisi ini membuat Dinas Kesehatan mengimbau keluarga lebih aktif membawa lansia ke puskesmas untuk deteksi dini berbagai penyakit.
"Capaian CKG bagi warga lanjut usia terendah dibandingkan tingkatan usia lainnya," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Muhammad Thamrin di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan warga lanjut usia hingga Jumat (14/11) yang telah mengikuti CKG ini sebanyak 4.936 orang tersebar di Kecamatan Air Itam 620 orang, Pasir Putih 510 orang, Selindung 450 orang, Gerunggang sebanyak 1.007 orang.
Selanjutnya warga lansia Kecamatan Girimaya yang telah mengikuti program cek Kesehatan gratis di puskesmas sebanyak 311 orang, Pangkalbalam 429 orang, Melintang 814 orang, Kacang Pedang 570 orang dan Taman Sari sebanyak 225 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, bayi baru lahir yang telah mengikuti CKG sebanyak 745 orang atau terealisasi 26,91 persen dari target 1.799 orang, balita atau apras sebanyak `7.532 orang dari target 12.725 orang.
Cek kesehatan gratis bagi usia remaja terealisasi 25.908 orang dari target 9.474 orang, dewasa sebanyak 27.483 orang dari target 50.229 orang tersebar di seluruh kecamatan se-Kota Pangkalpinang.
"Kita berharap keluarga membawa orang tuanya yang sudah lansia untuk memeriksakan kesehatan ke puskesmas, guna mendeteksi dini dan mencegah berbagai penyakit," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyatakan program CKG ini dapat diikuti seluruh masyarakat dimulai bayi baru lahir hingga lania mencakup pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, deteksi penyakit menular dan tidak menular, serta pemeriksaan fungsi indra seperti pendengaran, penglihatan dan kesehatan jiwa.
"Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Kesehatan gratis ini, untuk mendeteksi dan mencegah berbagai penyakit yang akan dialaminya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!