Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bakamla RI & UNODC Resmi Tutup Pelatihan VBSS Tahap VII 2025 di Batam

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bakamla RI & UNODC Resmi Tutup Pelatihan VBSS Tahap VII 2025 di Batam Doc: Humas Bakamla RI
Ket. Kegiatan pelatihan VBSS ditutup dengan ditandai pemberian sertifikat latihan dan diabadikan sesi foto bersama.

Pelatihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) Tahap VII Tahun 2025 yang diselenggarakan Bakamla RI bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) secara resmi ditutup di Pangkalan Bakamla Batam, Jumat (14/11/2025).

Penutupan dipimpin oleh Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., yang diwakili Direktur Latihan Laksma Bakamla Ivan Gatot Prijanto, S.E., M.Tr.Opsla yang hadir memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi seluruh peserta dan instruktur internasional yang terlibat dalam program ini.

“Latihan VBSS adalah wahana penting untuk meningkatkan profesionalisme aparat penegak hukum maritim,”tegas Laksma Ivan Gatot dalam sambutannya. Ia menilai keterampilan teknis dan taktis yang dilatihkan sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman maritim yang semakin kompleks.

Laksma Ivan juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, program Latihan VBSS telah berjalan dalam tujuh tahap, diikuti oleh peserta dari enam negara: Indonesia, Malaysia, Filipina, Kamboja, Vietnam, dan Timor Leste.

Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memperkuat jalinan “Coast Guard Brotherhood” antar negara peserta.

Dalam penutupannya, Laksma Ivan menegaskan pentingnya keberlanjutan program kerja sama dengan UNODC dan Coast Guard negara sahabat. Laksma Ivan mendorong peserta untuk terus mengasah kemampuan di tempat tugas masing-masing agar tetap responsif, profesional, dan siap menghadapi tugas di masa depan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada UNODC dan para instruktur internasional atas kerja samanya. Untuk peserta dari Vietnam, selamat jalan dan sampai berjumpa kembali pada kesempatan lainnya,” ungkap Laksma Ivan.

Diketahui, program VBSS Bakamla RI–UNODC Tahun 2025 merupakan bagian dari peningkatan kapasitas regional Asia Tenggara yang didukung U.S. Department of State Bureau of International Narcotics and Law Enforcement Affairs (US-INL).

Kegiatan ini juga memperkuat mekanisme kerja sama internasional dalam menjaga stabilitas keamanan laut di kawasan Indo-Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.