Aksi Tanam Lima Juta Pohon Kelapa di Kabupaten Selayar
📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 23:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Makassar - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meluncurkan gerakan menanam lima juta pohon kelapa (Gemerlap) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Program yang digagas Pemerintah Kabupaten ini dinilai strategis untuk memperkuat produksi kelapa nasional sekaligus mempercepat hilirisasi yang memiliki nilai ekonomi sangat besar. Amran kemudian memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Selayar yang menargetkan penanaman satu juta pohon kelapa per tahun.
“Gagasan Pak Bupati menanam lima juta pohon kelapa ini luar biasa. Demand dunia naik, harga kelapa naik, dan kebutuhan global semakin tinggi,” ujar Amran melalui keterangannya di Makassar, Sabtu.
Menurutnya, tren konsumsi dunia kini bergeser dari susu hewani menuju produk coconut milk dan turunan kelapa lainnya, sehingga Indonesia perlu memperkuat produksi dan hilirisasi komoditas tersebut.
Dalam arahannya, Mentan Amran menekankan bahwa hilirisasi kelapa memiliki nilai tambah yang sangat besar dengan nilai ekonomi melonjak berkali lipat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau air kelapa kita kemas premium, nilainya bisa mencapai Rp2.400 triliun. Total hilirisasi kelapa Indonesia bisa tembus Rp4.800 triliun, hampir Rp5.000 triliun,” jelasnya.
Nilai tersebut, lanjutnya, setara satu setengah kali APBN Indonesia hanya dari satu komoditas. Karena itu, ia mendorong Selayar menjadi model nasional pengembangan kelapa dan mengangkat kearifan lokal seperti tradisi mahar 40 kelapa.
Amran berharap Gerakan Menanam Lima Juta Pohon Kelapa dapat menjadi tonggak kebangkitan kelapa nasional, memperkuat hilirisasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini luar biasa Selayar. Kami bangga dengan masyarakat Selayar. Ini kearifan lokal yang bisa kita angkat ke tingkat nasional," kata Amran.
Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali menyampaikan bahwa Gerakan Gemerlap telah menjadi gerakan kolektif masyarakat. “Gerakan ini bukan sekadar program pemerintah, tetapi gerakan hati rakyat Selayar,” kata Bupati Natsir Ali.
Terkait gerakan ini, Kementerian Pertanian menambah alokasi bantuan pohon induk terpilih di Selayar dari 1.300 pohon di 2018 menjadi 14.000 pohon di 2025. Sehingga mampu menghasilkan 1,7 juta benih per tahun atau surplus 700 ribu benih dari kebutuhan penanaman tahunan.
Natsir Ali juga mengungkapkan animo masyarakat untuk bergerak bersama dalam gerakan ini.
"Sejak ditabuh, seluruh masyarakat, ASN, petani, pemuda, dan pelajar bahu-membahu mempersiapkan dan melaporkan lahan mereka untuk ditanami kelapa. Kini telah tersedia 8.000 hektare lahan siap tanam dan masih siap bertambah," ujar Bupati Narsir.
Ia menambahkan bahwa kelapa adalah bagian dari budaya lokal, termasuk tradisi mahar pernikahan 40 butir kelapa sebagai simbol kejujuran dan masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!