Carlos Alcaraz Kembali Rebut Takhta Nomor 1 Dunia Usai Taklukkan Musetti di ATP Finals

Jumat, 14 Nov 2025, 07:43 WIB

TURIN - Carlos Alcaraz kembali merebut takhta Nomor 1 Dunia setelah menaklukkan debutan Lorenzo Musetti dengan skor 6-4, 6-1 pada laga ATP Finals di Inalpi Arena, Turin, Italia, Kamis (13/11) malam waktu setempat atau Jumat (14/11) WIB.

Kemenangan itu menutup catatan sempurna Alcaraz 3-0 di Grup Jimmy Connors, sekaligus mengantar Alex de Minaur, yang sebelumnya mengalahkan Taylor Fritz, ke semifinal di posisi kedua dalam grup.

Ket. Foto: Petenis Carlos Alcaraz. — Sumber: istimewa

"Pertandingan ini sangat penting bagi saya, bermain untuk memperebutkan gelar akhir tahun," kata Alcaraz yang catatannya meningkat menjadi 7-1 dalam head to head melawan Musetti, dikutip dari ATP.

"Awalnya memang tidak mudah karena rasa gugup. Saya berusaha sebaik mungkin untuk mengatasi tekanan itu, jadi saya sangat senang dengan level permainan saya dan mampu menutup tahun sebagai petenis nomor 1."

Dengan memuncaki grupnya, Alcaraz juga membuka kemungkinan untuk bertemu kembali di final melawan juara bertahan Jannik Sinner yang telah memastikan posisinya di puncak Grup Bjorn Borg dengan dua kemenangan.

Alcaraz menyerap kekuatan penuh dukungan tuan rumah sejak awal untuk melancarkan taktiknya.

Meskipun melakukan 21 kesalahan sendiri, ia mencetak 26 pukulan winner berbanding delapan pukulan winner Musetti untuk menaklukkan petenis Italia itu, memastikan kemenangannya dalam 83 menit dengan penampilan gemilangnya.

"Menutup tahun sebagai petenis nomor 1 adalah tujuan yang sangat penting, tetapi turnamen ini juga sangat penting bagi saya," ujar Alcaraz, yang sedang mengejar gelar ATP Finals pertamanya.

"Saya senang bisa lolos ke semifinal dan semoga bisa mencapai final. Kita lihat saja nanti. Sebagian pekerjaan sudah selesai, tapi saya bersemangat untuk terus melaju."

Membutuhkan kemenangan atas Alcaraz untuk melaju babak empat besar, Musetti menampilkan permainan yang membakar semangat penonton di set pembuka, termasuk serangkaian pendekatan tajam ke net.

Namun, petenis Italia itu kesulitan mempertahankan level tersebut dalam reli-reli panjang dan tidak mampu mengonversi dua break point-nya, menurut statistik ATP.

"Saya rasa saya berhasil memulai dengan sangat baik dan melakukan servis keras. Itulah satu-satunya kesempatan saya untuk mencoba mengimbangi permainan Carlos," kata Musetti.

"Malam ini saya rasa servisnya juga cukup baik. Dia berhasil menempatkan saya pada posisi di mana saya harus banyak berlari dan sangat agresif."

"Pada akhirnya, tentu saja, aspek fisiknya sulit diatasi. Semua pujian untuk Carlos yang bermain tenis dengan sangat luar biasa. Setiap kali dia semakin mengejutkan saya. Semoga suatu hari nanti saya bisa membalas dendam," ujar petenis berusia 23 tahun itu.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri

Polda dan 22 Ormas se-Banten Gelar Apel Kamtibmas

Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya

Review Harusnya Horror: Hantu Wibu, Komedi, dan Kreator Konten dalam 106 Menit

Kapasitas Terpasang Panas Bumi Baru 11,6%, Bahlil: Jangan Tahan Konsesi!

Komisi XIII DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus soal TPPO

Empat Pekerja Tewas Tertabrak Kereta di Jepang, Negara dengan Catatan Keselamatan KA Terbaik di Dunia

Gempa NTT, UMI Makassar Kirim Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Ayam Tukong Kalbar Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

Brimob Polda Sumut Sediakan Dapur Lapangan bagi Warga Terdampak Bencana

Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!

DPR: Pengalihan Status Guru PPPK Terobosan Tata Kelola Pendidikan

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.