Sinner Tebar Ancaman di Musim Turnamen Tanah Liat
Selasa, 14 Apr 2026, 00:30 WIBMONTE CARLO â Jannik Sinner kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama tenis dunia setelah menjuarai Monte Carlo Masters. Kemenangan atas rival utamanya, Carlos Alcaraz, di partai final, Minggu, tak hanya mengantarkannya kembali ke peringkat satu dunia, tetapi juga mengirim peringatan serius jelang musim tanah liat.
Dalam laga final, Sinner menang dua set langsung 7-6(5), 6-3. Gelar ini menjadi yang pertama baginya di permukaan tanah liat, sekaligus menandai dominasinya setelah sebelumnya menyapu dua turnamen lapangan keras bergengsi, Indian Wells Masters dan Miami Open.
Dengan pencapaian tersebut, Sinner menjadi pemain pertama sejak Novak Djokovic pada tahun 2015 yang mampu memenangkan tiga turnamen Masters pertama dalam satu musim.
âIni tidak mudah sama sekali. Saya terkejut dalam arti yang sangat positif,â ujar Sinner.
Keputusan Sinner untuk tetap tampil di Monte Carlo sempat mengejutkan, mengingat jadwal padat setelah meraih âSunshine Doubleâ. Namun, petenis Italia berusia 24 tahun itu memilih menjaga momentum.
Jika di Indian Wells ia fokus pada adaptasi fisik terhadap cuaca panas, maka di Monte Carlo pendekatannya lebih taktis, memperbaiki pemilihan pukulan dan menyesuaikan strategi terhadap setiap lawan.
âSetiap hari saya bangun dan mencoba menjadi pemain yang lebih baik,â kata Sinner.
âDi sini kami melakukannya selangkah demi selangkah, memahami gaya bermain terbaik melawan setiap lawan. Saya tidak bermain dengan cara yang sama melawan semua pemain.â
Ia juga mengakui butuh waktu untuk mencerna pencapaian tersebut setelah melalui jadwal turnamen yang padat.
Pelatih Sinner, Simone Vagnozzi, menilai pekan di Monte Carlo menjadi bukti nyata perkembangan anak asuhnya di lapangan tanah liat.
âKami sangat senang. Setelah dua pertandingan pertama, dia mulai merasa lebih nyamanâlebih banyak drop shot, variasi ketinggian bola, serta peningkatan dalam servis,â ujar Vagnozzi.
âKami sangat terkesan dengan level permainannya.â
Gelar di Monte Carlo diprediksi memberikan dorongan psikologis besar bagi Sinner menjelang Prancis Open yang akan dimulai pada tanggal 24 Mei.
Alcaraz sendiri mengakui peningkatan signifikan rivalnya di permukaan tanah liat.
âKami sudah melihat level Jannik di clay, dan dia berkembang pesat dari tahun ke tahun,â kata Alcaraz. âLevelnya sekarang sangat berbahaya bagi semua pemain.â
Sinner dijadwalkan kembali bertanding di Madrid Open atau Italian Open di Roma awal Mei. Dengan performa yang terus menanjak, ia kini menjadi kandidat kuat untuk merebut gelar Grand Slam berikutnya di Paris.
- Jannik Sinner
- Carlos Alcaraz
- lapangan tanah liat
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Sinner Mengamuk di Monako,! Hancurkan Humbert 6-0, Takhta Alcaraz Kini di Ujung Tanduk
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Pimpin Rapat Staf, Tekankan Kepemimpinan Berbasis Keteladanan dan Kecerdasan Emosional.
-
Sempat Diblokir Komdigi, Wikimedia Commons Sudah Kembali Normal
-
Menanti Wajah Baru Setu Babakan: Ruang Terbuka Hijau yang Ramah untuk Semua Kalangan
-
Pengunjung Anyer-Cinangka Tembus 68.500 Orang
-
Arus Balik Lebaran 2026, One Way Diterapkan di Tol Cipali Arah Jakarta
-
Jannik Sinner Siap Catatkan Career Grand Slam di Roland Garros
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.