Hitung Mundur Proyek Gas Masela, Pemerintah Targetkan Konstruksi 2027

Jumat, 26 Jun 2026, 14:05 WIB

JAKARTA – Proyek ladang gas Abadi Masela merupakan proyek strategis yang berpotensi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan penerimaan negara melalui produksi gas dan investasi berskala besar.

Keberhasilan pengembangannya akan memberikan efek berganda bagi perekonomian, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan industri pendukung, hingga pembangunan kawasan timur Indonesia.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pengilangan minyak lepas pantai. — Sumber: ANTARA/Shutterstock/pri.

Namun, realisasi proyek tetap bergantung pada kepastian investasi, percepatan perizinan, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan agar manfaat ekonominya dapat segera dirasakan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa proyek ladang gas Abadi Masela di Maluku yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada 2027.

"Tahun 2029 hingga 2030, sudah bisa berproduksi, dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia," kata Bahlil, di Jakarta, Kamis (25/6).

Menurut dia, proyek tersebut segera memasuki babak baru setelah tertunda selama puluhan tahun.

Bahlil mengatakan, pemerintah terus mendorong percepatan proyek tersebut agar hambatan investasi yang pernah terjadi tidak kembali terulang.

Ia memastikan bahwa sejumlah tahapan krusial telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

"Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tahu sama Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi,” ujar Bahlil.

Dia menambahkan, Blok Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini.

Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut, dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Sebelumnya, dalam kunjungan kenegaraan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Jepang pada Maret 2026, Bahlil mendapat arahan untuk mempercepat dua agenda utama, yakni investasi transisi energi dan penyelesaian proyek strategis Blok Masela.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bahlil mengundang CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, untuk membahas percepatan pengembangan Blok Masela.

Proyek senilai sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp339 triliun (kurs Rp16.900 per dolar AS) itu menjadi salah satu proyek energi terbesar yang tengah didorong pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Takayuki Ueda menyampaikan komitmen INPEX untuk mempercepat penyelesaian Proyek Abadi Masela.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

OJK Tekankan Pentingnya Literasi Seiring Pertumbuhan Keuangan Digital

Banjir Dahsyat Nepal-Tibet Tewaskan 165 Orang, Ratusan Warga dan Turis Masih Hilang

Sekolah rusak di Pandeglang

Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Rampung 15 Desember 2026

Pemkot Tangerang Tingkatkan Anggaran demi Komitmen Wujudkan Kota Sehat

Komisi III DPR Siap Menampung Aspirasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

Pemkot Tangerang: “Home Visit” Jadi Strategi Jangkau Anak Tidak Sekolah

Seniman Jepang Yayoi Kusama, Sang Ratu Polkadot, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

Kota Tangerang Kini Miliki Rumah Sehat Sahabat Paru untuk Tangani TBC

Komisi VIII DPR Pastikan Stok Bantuan Bencana NTT Mencukupi, Distribusi Jadi Tantangan

Menperin Agus: IPAL Ramah Lingkungan untuk IKM Sasirangan Tapin Turunkan Limbah hingga 98%

Demo Akbar, Milik Siapa Puluhan Senjata Tajam dan Ratusan Botol Molotov?

Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global

Wali Kota Bandung Ajak Ulama Perkuat Persatuan dan Jaga Kondusivitas Masyarakat

Disdagin: Bandung Great Sale 2026 Berhasil Raih Omzet Rp1,52 Miliar

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Karo

Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman

Kantor Pos Ternate pamerkan perangko terbitan 1980-1997

Pemkab Wakatobi Gaet Pelaku Industri Wisata Bali untuk Perkuat Jaringan Pemasaran

Sebelum Buka Muktamar Ke-35 NU, Presiden Prabowo akan Sambangi Ndalem Pesantren Tambakberas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.